Anggota DPRD Jeneponto Anwar Jaya Husain, Temui Langsung Nelayan Duduk Setara Dipinggir Pantai

Minggu, 9 Agustus 2026 - 16:16 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Turateanews.com — Ada yang berbeda dalam pelaksanaan kegiatan reses Anwar Jaya Husain Anggota DPRD Kabupaten Jeneponto dari Partai Gerindra, Ahad (9/8/2026).

Jika reses umumnya dilaksanakan di ruang pertemuan atau gedung pemerintahan, kali ini kegiatan tersebut dilakukan secara langsung di kawasan pesisir, di tengah kehidupan masyarakat yang sehari-hari berprofesi sebagai nelayan.

Dengan suasana sederhana dan penuh keakraban, Anwar duduk bersama para warga di sebuah tempat sederhana beralaskan tikar sederhana di pinggir pantai.

Pertemuan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat pesisir untuk menyampaikan secara langsung berbagai aspirasi, kebutuhan, serta persoalan yang mereka hadapi dalam menjalankan aktivitas sebagai nelayan.

Pelaksanaan reses di kawasan pesisir ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan pola komunikasi yang lebih dekat antara wakil rakyat dan masyarakat. Dengan datang langsung ke lingkungan tempat warga beraktivitas, berbagai persoalan diharapkan dapat dilihat dan dipahami secara lebih nyata.

“Kami ingin reses tidak hanya dilakukan di tempat-tempat formal. Kami ingin hadir langsung di tengah masyarakat, melihat kehidupan mereka, mendengar apa yang menjadi kebutuhan dan persoalan mereka, khususnya masyarakat nelayan yang menggantungkan kehidupan dari laut,” ungkap Anwar.

Dalam dialog tersebut, warga menyampaikan sejumlah aspirasi yang berkaitan dengan kehidupan nelayan, mulai dari kebutuhan sarana dan prasarana pendukung, akses terhadap program pemberdayaan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Menurutnya, aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan penting untuk diperjuangkan melalui fungsi DPRD, baik dalam pembahasan kebijakan, penganggaran maupun pengawasan program pemerintah daerah.

“Reses bukan sekadar datang, duduk, lalu mendengar. Yang paling penting adalah bagaimana aspirasi masyarakat ini bisa kita kawal agar menjadi bagian dari kebijakan dan program pembangunan daerah,” lanjutnya.

Suasana reses yang berlangsung sederhana justru membuat komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat semakin cair. Warga terlihat antusias menyampaikan berbagai harapan secara langsung tanpa sekat formalitas.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa reses dapat dilakukan dengan pendekatan yang lebih dekat, sederhana, dan menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

Dari pinggir pantai, suara nelayan didengar. Dari aspirasi masyarakat, kebijakan pembangunan diharapkan lahir lebih tepat sasaran. (*)

Berita Terkait

Antara Antrean BBM dan Amplop Undangan, Potret Ketangguhan Masyarakat Turatea
DPRD CUP I Resmi Bergulir, Semangat Persaudaraan dan Prestasi Menggema dari Lapa Eja Tarowang
Kapolsek Kelara Perkuat Silaturahmi, Ajak Jamaah Bersinergi Jaga Kamtibmas
Antrean BBM Belum Terurai, Publik Mempertanyakan Solusi Darurat
Sungguh Miris, Saya Menyaksikan Guru SD Menjelang Pensiun Harus Antre Urutan 120 Demi 2 Liter Pertalite
Semarakkan HUT ke-49, BKPRMI Jeneponto Gelar Donor Darah di Lokasi Car Free Day
TDA Jeneponto Siapkan Ekosistem Pengusaha Bertumbuh Melalui Kickoff Kepengurusan 9.0
Disdikbud Jeneponto Gelar Rakor Lintas Sektor Matangkan Raperbup Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 11:01 WIB

Antara Antrean BBM dan Amplop Undangan, Potret Ketangguhan Masyarakat Turatea

Selasa, 15 September 2026 - 09:14 WIB

DPRD CUP I Resmi Bergulir, Semangat Persaudaraan dan Prestasi Menggema dari Lapa Eja Tarowang

Selasa, 15 September 2026 - 09:07 WIB

Kapolsek Kelara Perkuat Silaturahmi, Ajak Jamaah Bersinergi Jaga Kamtibmas

Selasa, 15 September 2026 - 07:45 WIB

Antrean BBM Belum Terurai, Publik Mempertanyakan Solusi Darurat

Senin, 14 September 2026 - 11:54 WIB

Sungguh Miris, Saya Menyaksikan Guru SD Menjelang Pensiun Harus Antre Urutan 120 Demi 2 Liter Pertalite

Berita Terbaru