Dua Lurah Perempuan Lakukan Aksi Pungut Sampah Pasca Jalan Sehat Bahagia HUT RI ke-81 Tingkat Kabupaten Jeneponto

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:01 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Turateanews.com — Suasana penuh kehangatan dan kebanggaan menyelimuti kawasan Simpang Lima, Taman Turatea, Minggu pagi, (16/8/2026).

Ribuan warga dari berbagai kalangan memadati lokasi tersebut sebagai titik start dan finis pelaksanaan Jalan Sehat Bahagia dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-81 tahun 2026. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Jeneponto ini berlangsung meriah, dipimpin langsung oleh Bupati Jeneponto, turut hadir Kapolres Jeneponto, Dandim 1425/Jeneponto, seluruh jajaran Muspida, pimpinan daerah, serta masyarakat Jeneponto yang tumpah ruah berbaur dalam sukacita perayaan kemerdekaan.

Namun di tengah kemeriahan dan suasana santai pasca-kegiatan, muncul sebuah pemandangan yang tak hanya menyita perhatian, tetapi juga menghadirkan Ketauladanan.

Dua sosok perempuan Lurah Empuang Selatan, Ibu Karmila Taruni, dan Lurah Biringkasi Kasmawati Kecamatan Binamu bergerak secara mandiri, tanpa diperintah dan tanpa paksaan, membawa kantong sampah dan berkeliling memunguti sampah-sampah plastik, sisa kemasan makanan, dan sampah pengunjung yang berserakan di kawasan Taman Turatea dan arena CFD.

Aksi sederhana namun luar biasa bermakna ini membuat para peserta yang sedang bersantai, bahkan sejumlah pejabat daerah yang hadir, tampak terkesima dan merasa segan.

Mereka yang semula berdiri menyaksikan, perlahan tampak malu dan tersentuh melihat kedua Lurah tersebut terus bergerak tekun menyisir sepanjang lokasi kegiatan.

Bahkan, kantong sampah yang dibawa sempat penuh dan berganti menunjukkan betapa tekun dan konsistennya mereka melaksanakan aksi tersebut dalam waktu yang cukup lama.

Perlahan namun pasti, ketulusan kedua Lurah menular. Sejumlah pengunjung yang mengabadikan momen tersebut lewat foto dan video, akhirnya ikut turun tangan. Satu orang, dua orang, lalu belasan orang ikut bersama-sama memungut sampah plastik. Aksi mandiri dua Lurah ini menjadi titik balik yang mengubah suasana, dari sekadar menyaksikan, menjadi bergerak bersama menjaga kebersihan lingkungan.

Diketahui, Lurah Empuang Selatan, Karmila Taruni, memang telah dikenal luas sebagai salah satu pelopor inovasi lingkungan di Kabupaten Jeneponto. Ia secara konsisten menggalakkan program “Pasti Bahagia”, di mana sampah plastik tidak lagi dianggap limbah, melainkan diolah dan didaur ulang menjadi bata paving yang bermanfaat.

Inovasi ini berpusat di TPS 3R Kawasan Empuang Selatan, yang beroperasi di bawah bimbingan dan pengawasan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jeneponto.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3, Abdul Rahmat, SE., MM. yang terus mendorong pengelolaan sampah terpadu melalui prinsip memilah, memilih, menggunakan kembali, dan mendaur ulang, menyambut baik sekaligus sangat mengapresiasi langkah nyata kedua Lurah tersebut.

Inovasi yang digalakkan Ibu Karmila Taruni pun kini telah menjadi rujukan, dikunjungi berbagai pihak, dan menjalin kemitraan demi pengembangan pengelolaan sampah yang lebih luas.

Di berbagai ruang obrolan dan media sosial, banyak warga yang memberikan apresiasi sekaligus pesan mendalam.
“Sekiranya kepedulian dua Lurah ini diikuti oleh seluruh masyarakat dan peserta, tentu kita tidak akan menjumpai lagi sampah plastik yang tercecer di mana-mana.”

Semoga keteladanan ini terus menular ke seluruh penjuru Kabupaten Jeneponto, mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman selaras dengan visi Indonesia Asri, serta ikhtiar tulus mewujudkan Jeneponto Bahagia bagi kita semua. (*)

Berita Terkait

Antara Antrean BBM dan Amplop Undangan, Potret Ketangguhan Masyarakat Turatea
DPRD CUP I Resmi Bergulir, Semangat Persaudaraan dan Prestasi Menggema dari Lapa Eja Tarowang
Kapolsek Kelara Perkuat Silaturahmi, Ajak Jamaah Bersinergi Jaga Kamtibmas
Antrean BBM Belum Terurai, Publik Mempertanyakan Solusi Darurat
Sungguh Miris, Saya Menyaksikan Guru SD Menjelang Pensiun Harus Antre Urutan 120 Demi 2 Liter Pertalite
Semarakkan HUT ke-49, BKPRMI Jeneponto Gelar Donor Darah di Lokasi Car Free Day
TDA Jeneponto Siapkan Ekosistem Pengusaha Bertumbuh Melalui Kickoff Kepengurusan 9.0
Disdikbud Jeneponto Gelar Rakor Lintas Sektor Matangkan Raperbup Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah
Berita ini 92 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 11:01 WIB

Antara Antrean BBM dan Amplop Undangan, Potret Ketangguhan Masyarakat Turatea

Selasa, 15 September 2026 - 09:14 WIB

DPRD CUP I Resmi Bergulir, Semangat Persaudaraan dan Prestasi Menggema dari Lapa Eja Tarowang

Selasa, 15 September 2026 - 09:07 WIB

Kapolsek Kelara Perkuat Silaturahmi, Ajak Jamaah Bersinergi Jaga Kamtibmas

Selasa, 15 September 2026 - 07:45 WIB

Antrean BBM Belum Terurai, Publik Mempertanyakan Solusi Darurat

Senin, 14 September 2026 - 11:54 WIB

Sungguh Miris, Saya Menyaksikan Guru SD Menjelang Pensiun Harus Antre Urutan 120 Demi 2 Liter Pertalite

Berita Terbaru