Turateanews.com — Di bawah langit malam yang jernih dan angin sepoi-sepoi membelai lokasi perkemahan Kecamatan Binamu, suasana penuh semangat dan kebersamaan begitu terasa.
Sebanyak 71 tenda berdiri mewakili 71 gugus depan dari seluruh jenjang pendidikan — Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, hingga Sekolah Menengah Atas dan SMK, yang berkumpul dalam satu semangat memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81 melalui kegiatan Perkemahan Pramuka Kecamatan Binamu.
Selama berlangsungnya perkemahan, beragam kegiatan edukatif, kreatif, dan bernilai pembinaan karakter telah dilaksanakan, mulai dari lomba keterampilan kepramukaan, lomba seni budaya, hingga lomba keagamaan yang menjadi ciri khas pembinaan akhlak dan keimanan bagi para peserta didik.
Setiap lomba bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana untuk menumbuhkan disiplin, kerja sama tim, kreativitas, rasa tanggung jawab, dan jiwa kepemimpinan — nilai-nilai luhur yang menjadi inti dari gerakan Pramuka.
Puncak kehangatan terjadi pada malam terakhir perkemahan, Sabtu, 16 Agustus 2026 menjelang detik-detik peringatan kemerdekaan RI ke-81.
Lokasi perkemahan mendapat kunjungan langsung dari Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Jeneponto, Kakak Salmawati Paris bersama Ketua DWP Jeneponto Siti Meriam serta para pengurus Kwarcab.
Kehadiran Ketua Kwarcab didampingi oleh Korwil Pendidikan Kecamatan Binamu Syamsuddin Nappu, jajaran pengurus Kwarang, ketua panitia perkemahan, Basri serta segenap panitia pelaksana.
Dalam kunjungannya, Salmawati Paris menyempatkan diri mengunjungi dan meninjau langsung berbagai tenda peserta, salah satunya adalah tenda gugus depan dari UPTD SDN 13 Binamu, menyapa Kepala Sekolah Putriani L, beserta segenap guru, panitia, dan pembina yang tengah bersiap menuju puncak acara malam pengumuman pemenang lomba di panggung pertunjukan.
Salmawati Paris menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya perkemahan ini dan menekankan betapa pentingnya peran Pramuka dalam membentuk generasi masa depan yang tangguh dan berkarakter mulia.
“Saya sangat mengapresiasi pelaksanaan perkemahan ini yang telah menyatukan ratusan adik-adik Pramuka dari berbagai jenjang pendidikan dalam semangat kemerdekaan dan kebersamaan. Pramuka sejatinya adalah wadah pembentukan karakter bangsa di sini anak-anak belajar hidup mandiri, saling membantu, menghargai perbedaan, memecahkan masalah dan mencintai tanah air melalui kegiatan nyata di alam terbuka.
Harapan saya, perkemahan ini dapat terus membentuk karakter yang baik, tangguh, santun, dan bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, dan nusa bangsa. Semoga setiap pengalaman yang diperoleh di sini menjadi bekal berharga untuk masa depan adik-adik semua.” ujar Salmawati Paris.
Ia juga menambahkan bahwa nilai-nilai Pramuka Satya dan Darma Pramuka — menjadi fondasi kuat yang menjaga generasi muda tetap berada di jalan yang benar, berbakti kepada bangsa, dan siap menjadi pelopor pembangunan di masa mendatang.
Kunjungan dilanjutkan dengan meninjau panggung pertunjukan, tempat di mana malam itu juga akan diumumkan para pemenang dari seluruh rangkaian lomba yang telah diperlombakan.
Sorak sorai dan antusiasme peserta menyambut kehadiran nya menjadi bukti bahwa semangat Pramuka dan semangat kemerdekaan telah menyatu dengan indah di hati setiap peserta.
Malam itu, di lokasi perkemahan Kecamatan Binamu, kemerdekaan tidak hanya dirayakan dengan upacara bendera, tetapi dengan semangat Pramuka yang menyala, persahabatan yang terjalin, dan karakter yang ditempa menjadi kuat. (*)










