Turateanews.com — Bayangkan berjalan di kebun yang hijau dan sejuk, lalu meraih buah lengkeng yang berwarna cokelat mengkilap, memetiknya sendiri, dan seketika menikmati daging buahnya yang putih, bening, manis, dan berair segar.
Semua itu bukan impian segera bisa Anda rasakan di Pesantren Agro Bahrul Ulum Tarowang, Kabupaten Jeneponto, yang akan membuka Eduwisata Petik Buah Lengkeng mulai akhir bulan September hingga Oktober nanti.
Berlokasi di Jalan Pendidikan Nomor 17, Dusun Kampung Bendi, Desa Pao, tempat ini bukan sekadar tempat berwisata.
Di sini, pengunjung tidak hanya memetik buah langsung dari pohonnya, tetapi juga diajak memahami cara budidaya tanaman dan kelestarian lingkungan dalam suasana yang asri, tenang, dan penuh berkah. Sangat cocok untuk dikunjungi bersama keluarga besar, sahabat, maupun rombongan sekolah di mana setiap momen menjadi pembelajaran sekaligus kebahagiaan bersama.
Untuk dapat menikmati keseruan memetik sekaligus makan sepuasnya di kebun, pengunjung umum cukup membayar tiket masuk seharga 35 ribu rupiah per orang.
Khusus untuk anak sekolah dan rombongan, tiketnya lebih terjangkau lagi, yaitu hanya 20 ribu rupiah per orang dan sudah termasuk kesempatan menikmati lengkeng sepuasnya langsung di lokasi.
Bagi yang ingin membawa pulang buah hasil petikan sendiri untuk keluarga di rumah, tersedia pula dengan harga 65 ribu rupiah per kilogram, di mana Anda bebas memilih dan memetik sendiri buah yang paling Anda sukai.
Eduwisata ini dapat dikunjungi setiap hari Sabtu dan Minggu. Bagi rombongan yang ingin datang di luar jadwal tersebut, cukup menghubungi pengelola lebih dahulu untuk penyesuaian waktu. Namun perlu diingat, jumlah pengunjung dibatasi demi kenyamanan semua orang dan kelestarian kebun, sehingga sangat disarankan untuk segera melakukan reservasi.
Segera hubungi kami melalui WhatsApp di nomor 0823-9668-6630 atau telepon ke 0812-4490-4133 untuk memastikan tempat Anda dan keluarga.
Ajaklah orang-orang tercinta, nikmati kesegaran alam, dan bawa pulang bukan hanya buah yang manis, tetapi juga kenangan kebersamaan yang hangat di Pesantren Agro Bahrul Ulum Tarowang tempat di mana belajar, bertani, dan berwisata menjadi satu kebahagiaan. (*)










