Turateanews.com – Pemerintah Kabupaten Jeneponto melalui Dinas Kesehatan terus memperkuat komitmennya dalam memutus rantai penularan Tuberkulosis (TB).
Komitmen tersebut diwujudkan secara nyata melalui kegiatan Penemuan Kasus TB Terpadu yang diintegrasikan dengan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Tahun 2026 di wilayah kerja Puskesmas Embo, Sabtu (29/8/2026).
Integrasi lintas program ini dirancang untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan berkualitas sekaligus meningkatkan angka deteksi dini TB di tengah masyarakat. Selain mendapatkan skrining TB mendalam, warga yang hadir memanfaatkan berbagai fasilitas pemeriksaan kesehatan dasar secara cuma-cuma, meliputi pengukuran tekanan darah, pemeriksaan gula darah, kolesterol, asam urat, hingga layanan konsultasi medis.
Inovasi yang paling dirasakan manfaatnya oleh masyarakat adalah tersedianya pemeriksaan X-Ray Thorax (foto Rontgen dada) di lokasi kegiatan.
Kehadiran fasilitas penunjang ini memungkinkan warga yang bergejala atau memiliki riwayat kontak erat untuk melakukan pemeriksaan paru secara langsung tanpa perlu dirujuk ke rumah sakit. Langkah ini terbukti efektif memangkas hambatan jarak dan biaya bagi masyarakat.
Skrining ketat dalam kegiatan ini diprioritaskan bagi populasi berisiko tinggi, yakni warga dengan gejala batuk lebih dari dua minggu, atau batuk dengan durasi berapa pun yang disertai kondisi immunodefisiensi seperti HIV dan Diabetes Mellitus.
Selain itu, warga yang tinggal serumah maupun memiliki kontak erat dengan pasien TB aktif turut menjadi sasaran utama guna memastikan intervensi pencegahan berjalan optimal.
Respon positif dan antusiasme tinggi dari warga menyertai sepanjang berlangsungnya kegiatan.
Keberhasilan pelaksanaan ini tidak lepas dari kolaborasi solid para tenaga kesehatan di lapangan, yang terdiri dari: petugas diantaranya dr. Musdalifah Rifai, Petugas TB Puskesmas Embo, Nurmiati, S.Kep., Ns., Tim CKG Puskesmas Embo: Eny Dili Ria Ariani, A.M.K. dan Resty Indrawati, S.Kep., Ns.
Tim Pendamping : Tim P2P dan Pengelola Program TB Dinas Kesehatan Kabupaten Jeneponto
Melalui penguatan kolaborasi antara tenaga kesehatan dan partisipasi aktif masyarakat, kegiatan terpadu ini diharapkan dapat menjadi model rujukan dalam perluasan jangkauan deteksi TB di tingkat primer.
Dinas Kesehatan Kabupaten Jeneponto mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tidak ragu melakukan pemeriksaan awal demi mewujudkan lingkungan yang sehat dan bebas TB. (*)










