Turateanews.com — Pemerintah Kabupaten Jeneponto melalui Dinas Kesehatan bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Jeneponto menggelar kegiatan Aksi Bergizi Tingkat Kabupaten di MTsN 1 Jeneponto, Kamis (27/8/2026).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan derajat kesehatan remaja serta memperkuat upaya pencegahan stunting sejak dini di lingkungan sekolah.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Jeneponto, Hj. Salmahwati Paris, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jeneponto, Dr. Hj. Syusanty A. Mansyur, SKM., M.Kes., FISQua, Kepala Sekolah MTsN 1 Jeneponto, Abdurrahman, S.Ag., M.Pd.I., PPTK Juju Afriany, Kabid Kesmas HM Jufri, jajaran pejabat terkait, para tenaga pendidik, serta ratusan siswa-siswi MTsN 1 Jeneponto.
Rangkaian kegiatan diawali dengan peninjauan fasilitas kantin sekolah oleh Hj. Salmahwati Paris. Beliau menyampaikan apresiasi atas kebersihan, kerapian, serta ketersediaan ragam menu jajanan sehat yang disajikan di Kantin Sehat MTsN 1 Jeneponto.
Dalam sesi dialog interaktif bersama para siswa, Hj. Salmahwati Paris menekankan pentingnya pemenuhan gizi seimbang untuk menunjang tumbuh kembang optimal dan pencapaian cita-cita.
“Untuk menjadi seorang dokter, polisi, atau profesi impian lainnya, belajar dengan giat saja tidak cukup. Kebutuhan gizi harian harus terpenuhi dengan baik agar tubuh sehat dan pikiran tetap fokus meraih masa depan,” ujar Hj. Salmahwati Paris di hadapan para siswa.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jeneponto, Dr. Hj. Syusanty A. Mansyur, menegaskan bahwa Aksi Bergizi ini merupakan langkah nyata Pemkab Jeneponto dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
“Upaya pencegahan stunting harus dimulai sejak usia remaja, salah satunya melalui pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) berkala bagi remaja putri untuk mencegah anemia. Selain itu, dilakukannya pemeriksaan kesehatan berkala memastikan seluruh siswa tumbuh dalam kondisi sehat optimal,” jelasnya.
Rangkaian acara diawali dengan senam sehat bersama, edukasi gizi “Isi Piringku”, sarapan sehat bersama, serta konsumsi TTD bagi remaja putri.
Sebagai bentuk sinergi dan keberlanjutan program, kegiatan diakhiri dengan Penandatanganan Lembar Komitmen Bersama oleh Ketua TP PKK, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Sekolah, serta seluruh pemangku kepentingan yang hadir. (*)










