Turateanews.com. – Pondok Pesantren Agro Bahrul Ulum Jeneponto menggelar Daurah Pembekalan Program Metode Menghafal Al-Qur’an “10 Menit Per Halaman Mutqin” bagi para calon mentor dan pembina pesantren.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Sabtu hingga Ahad (5–6 September 2026), ini dilaksanakan di Aula Pondok Pesantren Agro Bahrul Ulum, Dusun Kampung Bendi, Desa Pao, Kecamatan Tarowang, Kabupaten Jeneponto.
Kegiatan daurah ini diinisiasi melalui kerja sama antara Yayasan Al-Qur’an Kreatif Internasional (AQTIF) dan Pondok Pesantren Agro Bahrul Ulum Jeneponto, dengan mengusung tema “Menyatukan Visi, Menguatkan Sinergi, Mewujudkan Tujuan Bersama”.
Pembekalan ini ditujukan untuk memperkuat kapasitas pembina dan mentor dalam menjalankan Program Tahfizh dan Bahasa Arab Mutqin di lingkungan pesantren.
Pembina Pondok Pesantren Agro Bahrul Ulum, Ust. Baharuddin Baso Lili, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk menyiapkan tenaga pendidik yang profesional dan terstruktur dalam mengawal pembentukan generasi Qur’ani di Jeneponto.
Selama dua hari pelaksanaan, para peserta menerima berbagai materi pembekalan dan manajemen tahfizh. Pada hari pertama, Sabtu (5/9), agenda fokus pada Konsep Dasar Manajemen Tahfizh, Kurikulum dan Program, Sistem Manajemen Halaqah, Manajemen Pembimbing, hingga Manajemen Santri dan Tata Tertib Program.
Sementara pada hari kedua, Ahad (6/9), peserta dijadwalkan mendalami Standar Operasional Prosedur (SOP) Program Tahfizh, Sistem Evaluasi dan Imtihan, Penyusunan dan Implementasi Sistem, hingga Konsep dan Praktik Langsung Metode Menghafal Al-Jazi 10 Menit Per Halaman Mutqin.
Melalui pembekalan ini, diharapkan para mentor dan pembina mampu menerapkan metode hafalan yang cepat, akurat, dan mutqin (kuat), sekaligus menciptakan sistem pengelolaan tahfizh yang modern dan terukur di Pondok Pesantren Agro Bahrul Ulum Tarowang. (*)










