Turateanews.com — Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jeneponto, Salmawati Paris, menegaskan pentingnya penguatan ketahanan pangan keluarga sebagai fondasi utama dalam upaya pencegahan stunting dan pembentukan generasi yang sehat serta berkualitas.
Hal ini disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Penganekaragaman Konsumsi Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) serta penyerahan bibit bagi keluarga berisiko stunting, yang berlangsung di Desa Paitana, Kecamatan Turatea. Rabu (26/8/2026)
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Jeneponto di hadiri Kepala Dinas Rahmat Sasmito, Ketua TP PKK Kabupaten Jeneponto, Salmawati Paris, Kades Paitana dan para undangan yang.
“Ketahanan pangan keluarga harus dimulai dari rumah. Melalui penganekaragaman konsumsi pangan yang Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA), serta pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga, kita bangun pondasi kesehatan generasi penerus sejak dini,” ujar Salmawati Paris dalam arahannya.
Lebih lanjut, Salmawati menekankan bahwa peran aktif seluruh keluarga dan kader TP PKK sangat menentukan keberhasilan penerapan pola konsumsi pangan sehat di tengah masyarakat. Diharapkan, upaya pencegahan stunting dapat berjalan secara berkelanjutan, dimulai dari kesadaran setiap rumah tangga akan pentingnya pemenuhan gizi yang berkualitas.
“Dari keluarga, kita bangun generasi Jeneponto yang sehat dan berkualitas.”
Kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi antara Pemerintah Kabupaten Jeneponto melalui Dinas Ketahanan Pangan bersama Tim Penggerak PKK dalam memperkuat ketahanan pangan di tingkat paling dasar keluarga. Penyerahan bibit tanaman pangan dan gizi diharapkan dapat mendorong masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan sendiri untuk menghasilkan bahan pangan yang sehat, aman, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung tercapainya target penurunan angka stunting di Kabupaten Jeneponto. (*)










