Turateanews.com — Antusiasme dan semangat belajar ditunjukkan para peserta Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) SMAN 2 Jeneponto saat mengikuti materi Public Speaking yang dibawakan oleh Direktur Pattiro Jeka, Haerullah Lodji atau yang akrab disapa Bang Oji, Ahad, 4 Oktober 2026.
Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian LDKS bagi calon pengurus dan pengurus terpilih OSIS SMAN 2 Jeneponto Tahun 2026–2027 tersebut berlangsung interaktif dan penuh semangat.
Para peserta tidak hanya mendapatkan materi tentang teknik berbicara di depan umum, tetapi juga terlibat langsung dalam berbagai praktik dan presentasi kelompok yang melatih keberanian, kreativitas, serta kemampuan menyampaikan ide dan gagasan secara efektif.
Dalam materinya, Bang Oji menekankan bahwa kemampuan berbicara di depan umum merupakan salah satu keterampilan penting yang harus dimiliki generasi muda, khususnya mereka yang akan memegang amanah sebagai pengurus organisasi sekolah.
Public speaking menjadi sarana untuk menyampaikan gagasan, menggerakkan orang lain, membangun kerja sama, serta menumbuhkan kepemimpinan yang inspiratif.
Materi yang disampaikan mengangkat berbagai aspek mulai dari membangun rasa percaya diri, mengatasi rasa gugup, teknik menyusun materi, penggunaan bahasa tubuh yang meyakinkan, hingga kekuatan suara dalam menyampaikan pesan.
Salah satu sesi yang paling menarik perhatian peserta adalah praktik pidato kilat dan presentasi kelompok. Para siswa diminta menyampaikan gagasan dengan berbagai tema yang dekat dengan kehidupan mereka, seperti mimpi 10 tahun mendatang, pentingnya menjaga lingkungan, kedisiplinan, peran media sosial, hingga gambaran generasi muda Jeneponto yang mereka impikan.
Kegiatan tersebut memberikan ruang bagi peserta untuk mengasah kemampuan berpikir kritis sekaligus keberanian tampil di hadapan publik.
Presentasi yang ditampilkan para peserta mendapat apresiasi karena memperlihatkan kemampuan, potensi, dan ketertarikan yang kuat dalam mengembangkan keterampilan komunikasi.
Beragam ide kreatif dan gagasan segar yang disampaikan menunjukkan bahwa generasi muda Jeneponto memiliki harapan besar untuk masa depan daerahnya serta kesadaran terhadap berbagai isu sosial dan lingkungan.
Wakil Kepala Sekolah SMAN 2 Jeneponto Irsyal Syam yang hadir dalam kegiatan tersebut memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan keterampilan peserta didik, khususnya dalam bidang kepemimpinan dan komunikasi.
Menurutnya, kemampuan berbicara di depan umum merupakan bekal penting yang akan membantu siswa tidak hanya selama menjalankan organisasi sekolah, tetapi juga dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
LDKS yang berlangsung selama dua hari, Sabtu hingga Ahad, 3–4 Oktober 2026, menghadirkan berbagai materi kepemimpinan dan pengembangan karakter sebagai bekal bagi pengurus OSIS yang baru.
Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan mampu menjadi pemimpin muda yang percaya diri, komunikatif, bertanggung jawab, dan mampu membawa perubahan positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Menutup materinya, Oji mengajak para peserta untuk tidak takut memulai. Ia menegaskan bahwa kemampuan berbicara bukanlah bakat yang hanya dimiliki segelintir orang, melainkan keterampilan yang dapat dipelajari dan dilatih secara terus-menerus.
Pesan tersebut sejalan dengan semangat yang ia sampaikan kepada peserta bahwa suara mereka adalah kekuatan yang dapat digunakan untuk menyebarkan kebaikan dan menginspirasi banyak orang.(*)









