Turateanews.com — Paguyuban Duta Pariwisata Turatea (PADUPA Turatea) akan menggelar Pemilihan Taulolona Taurung kana Jeneponto 2026 sebagai upaya melahirkan generasi muda yang berkarakter, memahami identitas budaya lokal, serta mampu menjadi duta promosi pariwisata Kabupaten Jeneponto. Kegiatan ini mengusung tema “Turatea Mendunia, Pesona Tak Terbatas”.
Pemilihan tersebut merupakan agenda tahunan PADUPA Turatea yang menjadi bagian dari komitmen organisasi dalam mendukung pengembangan pariwisata daerah. Melalui kegiatan ini, PADUPA Turatea berupaya menjaring, membina, dan mempersiapkan generasi muda untuk menjadi representasi sekaligus juru bicara pariwisata Butta Turatea.
Lebih dari sekadar ajang pemilihan figur berpenampilan menarik, kegiatan ini dirancang sebagai ruang kaderisasi bagi pemuda yang memiliki wawasan pariwisata, kecakapan komunikasi, serta kepedulian terhadap pelestarian budaya dan kearifan lokal.
Wahyu Basriadi menegaskan bahwa Pemilihan Taulolona Taurung kana Jeneponto 2026 menjadi bentuk pengabdian PADUPA Turatea dalam mendukung kemajuan daerah.
“Pemilihan Taulolona Taurung kana Jeneponto 2026 bukan sekadar ajang pencarian bakat dan rupa. Ini adalah proses kaderisasi. Kami dari PADUPA Turatea ingin melahirkan duta yang paham tentang jati diri Turatea, yang mampu mempromosikan wisata-wisata dengan cara yang cerdas dan beretika. Kegiatan ini dilaksanakan secara mandiri oleh PADUPA sebagai bentuk pengabdian kami untuk daerah,” ungkapnya.
Menurutnya, keberadaan duta pariwisata diharapkan tidak berhenti pada seremoni penobatan semata. Para duta terpilih diharapkan mampu mengambil peran nyata dalam memperkenalkan potensi wisata, kekayaan budaya, serta berbagai keunggulan Kabupaten Jeneponto kepada masyarakat luas.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini memiliki sejumlah tujuan strategis, di antaranya memperkuat kemitraan dengan pemerintah dalam promosi pariwisata Jeneponto, meningkatkan keterlibatan pemuda dalam pembangunan pariwisata berkelanjutan, melestarikan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal Turatea, serta memperkuat solidaritas dan regenerasi organisasi PADUPA Turatea.
Rangkaian kegiatan akan dimulai dengan pendaftaran peserta, dilanjutkan seleksi administrasi dan wawancara awal. Peserta yang lolos seleksi kemudian mengikuti masa karantina dan pembekalan yang mencakup materi public speaking, pengetahuan kepariwisataan, keorganisasian, sejarah PADUPA, sikap dan etika, serta budaya Turatea.
Seluruh rangkaian tersebut menjadi bagian penting untuk membentuk calon duta yang tidak hanya memiliki kemampuan komunikasi yang baik, tetapi juga memahami tanggung jawab sebagai representasi daerah dan mampu menyampaikan potensi pariwisata secara informatif, santun, serta menarik.
Puncak kegiatan akan berlangsung melalui Grand Final dan Malam Penobatan Taulolona Taurung kana Jeneponto 2026. Pada tahap ini, para finalis diharapkan dapat menunjukkan kapasitas, wawasan, kepribadian, dan komitmen mereka dalam mendukung promosi pariwisata daerah.
Melalui kegiatan bertema “Turatea Mendunia, Pesona Tak Terbatas” ini, PADUPA Turatea berharap dapat menghadirkan figur-figur muda yang mampu menjadi agen perubahan sekaligus penggerak promosi pariwisata. Dengan kreativitas dan semangat generasi muda, potensi wisata dan kekayaan budaya Jeneponto diharapkan semakin dikenal, tidak hanya di tingkat regional, tetapi juga nasional.
Pemilihan ini sekaligus menjadi momentum untuk menegaskan bahwa kemajuan pariwisata tidak hanya bertumpu pada keindahan destinasi, tetapi juga pada kemampuan masyarakat, khususnya generasi muda, dalam menjaga identitas budaya dan memperkenalkan pesona daerah secara berkelanjutan. (*)









