Tarowang Perkuat Gerakan Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat, Dukung Jeneponto Bersih dan Bahagia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 05:08 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Turateanews.com — Pengelolaan sampah secara mandiri, terpadu, dan berkelanjutan terus didorong di Kabupaten Jeneponto melalui keterlibatan aktif masyarakat dan berbagai unsur kelembagaan. Komitmen tersebut mengemuka dalam kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat, Mandiri dan Berkelanjutan yang berlangsung di Aula Kantor Camat Tarowang, Rabu, 14 Oktober 2026.

Kegiatan ini menghadirkan Dr. St. Meriam, S.STP., M.Si., Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Jeneponto, sebagai narasumber. Turut hadir Plt. Camat Tarowang Hardin Nasri, S.IP, MM, Kapolsek Tarowang, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), Koordinator Wilayah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, UPT BKKBN Tarowang, Koordinator Kecamatan SPPG Kecamatan Tarowang, Ketua KNPI, serta unsur terkait lainnya.

Dalam pemaparannya, St. Meriam menekankan pentingnya membangun kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah tangga. Menurutnya, pengelolaan sampah perlu dilakukan secara berkesinambungan dengan melibatkan seluruh anggota keluarga dan lingkungan masyarakat agar menjadi bagian dari perilaku hidup sehari-hari.

Pemilahan sampah sejak dari sumbernya menjadi langkah awal yang penting untuk memudahkan proses pengolahan dan mengurangi volume sampah yang harus dibawa ke tempat pemrosesan akhir. Sampah yang masih memiliki nilai guna dapat dimanfaatkan kembali melalui berbagai metode pengolahan dan daur ulang yang sesuai.

Ia juga mendorong masyarakat untuk lebih kreatif dalam mengolah sampah menjadi produk yang bermanfaat dan bernilai ekonomi. Sampah organik, misalnya, dapat diolah menjadi pupuk organik atau kompos, sedangkan sampah plastik dapat dikumpulkan dan didaur ulang menjadi berbagai produk sesuai dengan karakteristik bahan dan teknologi yang tersedia.

Upaya tersebut tidak hanya berorientasi pada kebersihan lingkungan, tetapi juga membuka peluang nilai tambah ekonomi bagi masyarakat. Dengan pengelolaan yang tepat, sampah yang sebelumnya dianggap tidak berguna dapat menjadi sumber daya yang mendukung aktivitas produktif masyarakat.

St. Meriam turut mengharapkan keterlibatan aktif seluruh pihak, terutama generasi muda, organisasi kepemudaan, kelompok perempuan, lembaga pendidikan, dan unsur masyarakat lainnya. Kolaborasi tersebut diperlukan agar gerakan pengelolaan sampah tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi berkembang menjadi praktik nyata yang dilakukan secara mandiri dan berkelanjutan.

Melalui pendekatan tersebut, masyarakat diharapkan dapat mengurangi kebiasaan membuang sampah sembarangan serta mencegah munculnya tumpukan sampah di sepanjang jalan dan lingkungan permukiman. Lingkungan yang bersih dan tertata membutuhkan sistem pengelolaan yang berjalan secara konsisten, mulai dari pemilahan, pengumpulan, pengolahan, hingga penanganan residu.

Komitmen terhadap kelestarian lingkungan juga tercermin dari langkah Plt. Camat Tarowang Hardin, yang tetap memberikan ruang bagi pelaksanaan sosialisasi persampahan sebagai bagian dari perhatian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan di wilayahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Persampahan dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jeneponto, Abdul Rahmat, menegaskan bahwa sosialisasi dan penguatan pengelolaan sampah berbasis masyarakat akan terus didorong di berbagai wilayah di Kabupaten Jeneponto.

Menurutnya, upaya tersebut diharapkan mampu menumbuhkan budaya baru dalam pengelolaan sampah pada tahun-tahun mendatang. Masyarakat tidak lagi hanya berorientasi pada membuang sampah, tetapi mulai membangun kebiasaan memilah, memanfaatkan, dan mengolah sampah sesuai dengan potensi serta kemampuan yang dimiliki.

Ia berharap pengelolaan sampah terpadu dapat menjadi bagian penting dari pembangunan Kabupaten Jeneponto, sejalan dengan cita-cita mewujudkan Jeneponto Bahagia, yang salah satu pilarnya adalah Jeneponto yang bersih.

Melalui pengelolaan sampah yang semakin baik, lingkungan permukiman, jalan, dan ruang publik diharapkan menjadi lebih bersih, sehat, serta tertata. Kondisi tersebut sekaligus mendukung terbentuknya citra Kabupaten Jeneponto sebagai daerah yang peduli terhadap lingkungan dan berorientasi pada keberlanjutan.

Sosialisasi di Kecamatan Tarowang ini menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif bahwa kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan dukungan pemerintah, organisasi masyarakat, pemuda, dan seluruh warga, pengelolaan sampah diharapkan berkembang menjadi gerakan yang berkesinambungan, memberikan manfaat ekonomi, serta menghadirkan lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang.(*)

Berita Terkait

Literasi Jumat Pagi di SDIT Ulul Albab, Siswa Diajak Membaca sebagai Kegembiraan
Bunda PAUD Jeneponto Buka Bimtek Strategi Perluasan Akses dan Mutu Wajib Belajar Prasekolah
Penyuluh Agama KUA Kelara dan Pembina BKMT Hadiri Majelis Taklim Permata Nurul Jannah di Samataring
Dialog Kepemudaan Bangkala, Pemuda Berdaya untuk Masa Depan Daerah
Gelar Wicara Literasi Telusuri Jejak Lanto Daeng Pasewang, Pejuang Kemerdekaan dan Gubernur Sulawesi
Karya Kreatif SLB Negeri 2 Jeneponto Warnai Festival Literasi Dinas Perpustakaan Jeneponto 2026
Nantikan Jeneponto Craft & Fashion Festival 2026, Momentum Promosikan Kain Tope dan Produk Unggulan Daerah
Inovasi Rumput Laut Ratnasari Tarik Perhatian Guru Besar Jepang ke Makassar
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Literasi Jumat Pagi di SDIT Ulul Albab, Siswa Diajak Membaca sebagai Kegembiraan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Bunda PAUD Jeneponto Buka Bimtek Strategi Perluasan Akses dan Mutu Wajib Belajar Prasekolah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Penyuluh Agama KUA Kelara dan Pembina BKMT Hadiri Majelis Taklim Permata Nurul Jannah di Samataring

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:38 WIB

Gelar Wicara Literasi Telusuri Jejak Lanto Daeng Pasewang, Pejuang Kemerdekaan dan Gubernur Sulawesi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Karya Kreatif SLB Negeri 2 Jeneponto Warnai Festival Literasi Dinas Perpustakaan Jeneponto 2026

Berita Terbaru

KEPITING78

KEPITING78

PAUS39

PAUS39

RATU311

HOKI311

HOKI311

HOKI311

Situs Live Casino

mix parlay

sabung ayam online

CERI188

KUPU178

RATU311

RATU311

RATU311

RATU311

RATU311

game online rambutan188

situs rambutan188

link rambutan188

rambutan188

rambutan188

rambutan188

KUPU178

KUPU178

KUPU178

KUPU178