Nantikan Jeneponto Craft & Fashion Festival 2026, Momentum Promosikan Kain Tope dan Produk Unggulan Daerah

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Turateanews.com — Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Jeneponto bersiap menghadirkan Jeneponto Craft & Fashion Festival 2026, sebuah ajang yang dirancang untuk memperkenalkan potensi kerajinan, wastra khas daerah, serta produk unggulan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kepada masyarakat luas.

Kegiatan yang akan digelar dalam waktu dekat ini mengusung rangkaian acara berupa pameran, seminar, dan peragaan busana (fashion show). Festival tersebut diharapkan menjadi ruang promosi sekaligus wadah kreativitas bagi para perajin, pelaku kuliner, dan pegiat ekonomi kreatif di Kabupaten Jeneponto.

Ketua Dekranasda Kabupaten Jeneponto, Salmawati Paris, menyampaikan bahwa festival ini menjadi kesempatan penting untuk memperkenalkan kain Tope sebagai salah satu wastra khas Jeneponto yang memiliki nilai budaya sekaligus potensi ekonomi.

Menurutnya, kain Tope tidak hanya perlu dikenal sebagai warisan keterampilan tradisional, tetapi juga dikembangkan melalui berbagai kreasi yang mampu menjawab kebutuhan pasar dan mengikuti perkembangan tren fesyen.

Momentum tersebut juga menjadi bagian pelaksanaan pelatihan menenun kain Tope menggunakan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) yang merupakan bantuan Dinas Perindustrian Provinsi Sulawesi Selatan.

Pelatihan itu telah memberikan kesempatan kepada para perajin Jeneponto untuk mengembangkan keterampilan menenun dengan teknologi yang lebih produktif. Hasil pembelajaran tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan menjadi produk berkualitas, baik berupa kain sebagai bahan baku maupun busana modern yang memadukan identitas lokal dengan tren fesyen masa kini.

Melalui peragaan busana, kreativitas para perajin dan desainer lokal akan mendapat ruang untuk ditampilkan kepada publik. Kain Tope diharapkan semakin dikenal, tidak hanya sebagai produk kerajinan, tetapi juga sebagai bagian dari identitas budaya Jeneponto yang dapat dikembangkan menjadi produk bernilai tambah.

Selain wastra dan kerajinan, festival ini juga akan menghadirkan beragam produk kuliner serta produk unggulan UMKM dan ekonomi kreatif Kabupaten Jeneponto. Kehadiran berbagai produk tersebut menjadi kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperluas jangkauan promosi, membangun jejaring, dan membuka peluang pasar yang lebih luas.

Antusiasme menyambut agenda ini juga datang dari para pengurus Dekranasda, perajin binaan, dan pelaku usaha kuliner. Mereka berharap festival dapat terlaksana dengan baik serta memberikan manfaat nyata bagi pengembangan usaha dan peningkatan pendapatan masyarakat.

Peragaan busana direncanakan melibatkan beragam kalangan, termasuk model profesional, perempuan dari lingkungan PKK, serta pengurus organisasi. Keterlibatan berbagai unsur tersebut diharapkan memperluas partisipasi masyarakat sekaligus menunjukkan bahwa kain dan produk lokal dapat digunakan dalam beragam kesempatan.

Jeneponto Craft & Fashion Festival 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat ekosistem kerajinan dan ekonomi kreatif daerah.

Melalui promosi, inovasi produk, dan kolaborasi berbagai pihak, kain Tope serta produk unggulan Jeneponto diharapkan semakin berdaya saing, mampu menjangkau pasar yang lebih luas, dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. (*)

Berita Terkait

Literasi Jumat Pagi di SDIT Ulul Albab, Siswa Diajak Membaca sebagai Kegembiraan
Bunda PAUD Jeneponto Buka Bimtek Strategi Perluasan Akses dan Mutu Wajib Belajar Prasekolah
Penyuluh Agama KUA Kelara dan Pembina BKMT Hadiri Majelis Taklim Permata Nurul Jannah di Samataring
Dialog Kepemudaan Bangkala, Pemuda Berdaya untuk Masa Depan Daerah
Gelar Wicara Literasi Telusuri Jejak Lanto Daeng Pasewang, Pejuang Kemerdekaan dan Gubernur Sulawesi
Karya Kreatif SLB Negeri 2 Jeneponto Warnai Festival Literasi Dinas Perpustakaan Jeneponto 2026
Inovasi Rumput Laut Ratnasari Tarik Perhatian Guru Besar Jepang ke Makassar
Bunda Literasi Salmawati Paris Kukuhkan Bunda Literasi Kecamatan, Perkuat Gerakan Literasi Anak dan Keluarga
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Literasi Jumat Pagi di SDIT Ulul Albab, Siswa Diajak Membaca sebagai Kegembiraan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Bunda PAUD Jeneponto Buka Bimtek Strategi Perluasan Akses dan Mutu Wajib Belajar Prasekolah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Penyuluh Agama KUA Kelara dan Pembina BKMT Hadiri Majelis Taklim Permata Nurul Jannah di Samataring

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:38 WIB

Gelar Wicara Literasi Telusuri Jejak Lanto Daeng Pasewang, Pejuang Kemerdekaan dan Gubernur Sulawesi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Karya Kreatif SLB Negeri 2 Jeneponto Warnai Festival Literasi Dinas Perpustakaan Jeneponto 2026

Berita Terbaru

KEPITING78

KEPITING78

PAUS39

PAUS39

RATU311

HOKI311

HOKI311

HOKI311

Situs Live Casino

mix parlay

sabung ayam online

CERI188

KUPU178

RATU311

RATU311

RATU311

RATU311

RATU311

game online rambutan188

situs rambutan188

link rambutan188

rambutan188

rambutan188

rambutan188

KUPU178

KUPU178

KUPU178

KUPU178