Sengka Ki Ri Jeneponto : Sertifikasi SNI Resmi Diserahkan, Bupati Jeneponto Lepas Ekspor Perdana Kopi Rumbia ke Republik Ceko

Senin, 27 Juli 2026 - 13:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JENEPONTO, matasulsel.id — Sebuah tonggak sejarah baru berhasil ditorehkan oleh sektor perkebunan dan UMKM Kabupaten Jeneponto. Produk lokal unggulan, Kopi Rumbia, secara resmi melakukan pelepasan ekspor perdana dengan negara tujuan Republik Ceko (Czech Republic). Senin (29/62026).

Momentum bersejarah ini dirangkaikan dengan penyerahan sertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI) oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN) Provinsi Sulawesi Selatan.
Kegiatan pelepasan perdana ini dihadiri langsung oleh Bupati Jeneponto, Paris Yasir, yang didampingi oleh Penjabat (Pj) Sekda, Aspa Muji, serta Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Jeneponto.

Turut hadir pula dalam jajaran undangan kehormatan perwakilan dari Badan Standardisasi Nasional (BSN) Sulawesi Selatan, Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Bank BPD Sulselbar, Dinas Perdagangan Provinsi Sulawesi Selatan, Export Center Makassar, Camat Rumbia, Tokoh masyarakat beserta para petani kopi binaan.

Keberhasilan menembus pasar internasional ini merupakan buah dari perjuangan panjang dan konsistensi Haji Nasrung yang akrab disapa Haji Nas, pemilik Kampung Kopi Rumbia yang berlokasi di Desa Jenetalasa, Kecamatan Rumbia.

Selama bertahun-tahun, Haji Nas senantiasa melakukan pembinaan kepada para petani lokal agar mampu menghasilkan kopi yang produktif, berkualitas tinggi, serta memiliki branding kuat sebagai kopi organik.

Selain sebagai pusat produksi, Kampung Kopi Rumbia juga telah bertransformasi menjadi kampung wisata. Dalam kurun waktu 7 tahun terakhir, kawasan ini konsisten menggelar event tahunan “Kemah Kopi” yang sukses menarik perhatian para pencinta kopi dan wisatawan.

Ekspor perdana ini menjadi kian bermakna karena Kopi Rumbia telah resmi mengantongi sertifikat Indikasi Geografis (IG). Sertifikasi ini mempertegas status Kopi Rumbia sebagai satu entitas kopi khas yang otentik dan menjadi identitas geografis resmi dari Kabupaten Jeneponto.

Bupati Jeneponto, Paris Yasir, mengungkapkan rasa bangga dan kegembiraannya atas pencapaian ini. Dalam arahannya di lokasi kegiatan, Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk mengawal keberlanjutan prestasi ini.

“Kita harus memberikan dukungan penuh terhadap eksistensi Kopi Rumbia ini. Apalagi saat ini sudah berhasil melakukan ekspor perdana, sehingga kita patut untuk terus memberikan stimulan dan bersama-sama mempertahankan kualitas terbaiknya,” ujar Paris Yasir.

Pemerintah daerah berharap pengiriman ke Republik Ceko ini menjadi gerbang pembuka bagi Kopi Rumbia untuk semakin dikenal di pasar Eropa dan global, sekaligus memperkuat posisi Jeneponto sebagai entitas yang diperhitungkan di sektor komoditas ekspor.

Merespons dukungan luar biasa dari pemerintah dan lintas instansi, Haji Nas selaku owner dan pegiat kopi menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya. Ia menyatakan siap untuk melanjutkan estafet perjuangan ini demi kesejahteraan masyarakat Rumbia.

“Kami sangat senang dan mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Jeneponto. Ke depan, kami akan terus melakukan pendampingan intensif kepada para petani dan berencana memperluas area penanaman kopi di Kecamatan Rumbia agar produktivitasnya semakin meningkat,” ungkap Haji Nas.

Selain berdampak pada sektor ekonomi mikro, Kampung Kopi Rumbia kini menjadi bagian dari destinasi strategis dalam konsep pariwisata terpadu di Jeneponto. Kehadirannya diharapkan mampu mendukung visi daerah sebagai gerbang utama dalam menemukan pengalaman wisata terbaik di bagian selatan Sulawesi Selatan.

Melalui sinergi antara petani, penggiat UMKM, dan pemerintah, Kopi Rumbia kini tidak hanya sekadar menjadi komoditas konsumsi, melainkan simbol kebangkitan ekonomi dan identitas kebanggaan masyarakat Kabupaten Jeneponto di mata dunia.

Berita Terkait

TDA Jeneponto Siapkan Ekosistem Pengusaha Bertumbuh Melalui Kickoff Kepengurusan 9.0
TP PKK Bangkala MoU dengan BPVP Bantaeng, Dorong Keterampilan dan Kemandirian Masyarakat
Dari Gantala Jarang ke Steak Daging Kuda, Inikah Wajah Baru Kuliner Turatea?
Jika Mau Makan Enak, Makan di Warung, Jika Mau Enak Makan, Makan Sama Sama
Dorong Kemandirian Ekonomi, PLN UP Punagaya Pamerkan Produk Unggulan Kelompok Binaan di Ajang MRP Fun Run 2026
Dekranasda Jeneponto Hadir di MRP Fun Run 2026, Hadirkan Ragam Oleh-Oleh Khas Daerah
Dekranasda Jeneponto Hadir di MRP Fun Run 2026, Promosikan Ragam Oleh-Oleh Khas Daerah
Hangatnya “Raja Jahe”: Sensasi Booster Alami Malam Hari di Jantung Palangga
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 18:08 WIB

TDA Jeneponto Siapkan Ekosistem Pengusaha Bertumbuh Melalui Kickoff Kepengurusan 9.0

Senin, 7 September 2026 - 18:57 WIB

TP PKK Bangkala MoU dengan BPVP Bantaeng, Dorong Keterampilan dan Kemandirian Masyarakat

Senin, 7 September 2026 - 07:07 WIB

Dari Gantala Jarang ke Steak Daging Kuda, Inikah Wajah Baru Kuliner Turatea?

Jumat, 4 September 2026 - 14:10 WIB

Jika Mau Makan Enak, Makan di Warung, Jika Mau Enak Makan, Makan Sama Sama

Senin, 31 Agustus 2026 - 07:49 WIB

Dorong Kemandirian Ekonomi, PLN UP Punagaya Pamerkan Produk Unggulan Kelompok Binaan di Ajang MRP Fun Run 2026

Berita Terbaru