Turateanews.com — Gelaran MRP Fun Run 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga dan kebugaran, tetapi juga dimanfaatkan sebagai ruang promosi produk UMKM dan oleh-oleh khas Kabupaten Jeneponto. Sekitar 1.500 pelari dari dalam maupun luar daerah ambil bagian dalam kegiatan yang digelar di kawasan Taman Turatea, Jeneponto, Ahad, 30 Agustus 2026.
Mengambil titik start dan finish di Taman Turatea, MRP Fun Run 2026 mempertandingkan dua kategori jarak, yakni 5 kilometer dan 10 kilometer. Kehadiran peserta dari berbagai daerah membuat kegiatan tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif Jeneponto.
Memanfaatkan momentum tersebut, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Jeneponto turut menghadirkan stand yang menyediakan beragam produk oleh-oleh khas daerah.
Stand Dekranasda menjadi salah satu ruang promosi bagi produk UMKM lokal sekaligus memperkenalkan ragam cita rasa khas Jeneponto kepada para peserta, khususnya runners yang datang dari luar daerah.
Beragam produk dapat ditemukan di stand tersebut, mulai dari abon kuda, aneka keripik, jus buah tala, jus buah naga, hingga berbagai produk olahan UMKM khas Jeneponto lainnya.
Kehadiran stand Dekranasda juga mendapat dukungan dari Bank Sulselbar Jeneponto. Sebagai bagian dari partnership dalam pelaksanaan MRP Fun Run 2026, Bank Sulselbar memberikan fasilitas tenda untuk mendukung aktivitas promosi produk UMKM di lokasi kegiatan.
Ketua Dekranasda Kabupaten Jeneponto, Salmawati Paris, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas terselenggaranya MRP Fun Run 2026 yang berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta.
“Alhamdulillah, kegiatan MRP Fun Run hari ini berjalan dengan baik dan meriah. Ini bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga menjadi kesempatan bagi kita untuk memperkenalkan Jeneponto melalui produk-produk UMKM dan oleh-oleh khas daerah,” ungkap Salmawati.
Menurutnya, kehadiran runners dari luar Kabupaten Jeneponto menjadi peluang yang sangat baik bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar. Kegiatan olahraga yang menghadirkan peserta dari berbagai daerah dinilai dapat menjadi pintu masuk untuk memperkenalkan produk lokal kepada pasar yang lebih luas.
Salmawati berharap para peserta yang datang ke Jeneponto tidak hanya membawa pengalaman mengikuti kegiatan lari, tetapi juga membawa pulang cerita, kesan, dan cita rasa khas daerah melalui produk-produk UMKM.
“Kami berharap para pelari dari luar daerah bisa merasakan keramahan Jeneponto, menikmati suasana di sini, dan tentu saja membawa pulang oleh-oleh khas Jeneponto. Semoga mereka kembali lagi ke Jeneponto dan semakin mengenal produk-produk UMKM kita,” harapnya.
Menurut Salmawati, sinergi antara kegiatan olahraga, pariwisata dan UMKM perlu terus dikembangkan. Event yang menghadirkan banyak orang dari luar daerah dapat menjadi ruang strategis untuk memperkenalkan produk lokal sekaligus membuka peluang pasar baru bagi pelaku usaha.
Kehadiran Dekranasda dalam MRP Fun Run 2026 pun menjadi bagian dari upaya mendorong UMKM Jeneponto untuk naik kelas melalui promosi, perluasan pasar dan kolaborasi lintas sektor.
Momentum seperti MRP Fun Run dinilai memiliki potensi untuk terus dikembangkan sebagai bagian dari ekosistem ekonomi kreatif Jeneponto. Di dalamnya, masyarakat, komunitas runners, pelaku UMKM dan pengunjung dari berbagai daerah dapat bertemu dalam satu ruang yang menghadirkan olahraga sekaligus pengalaman wisata dan kuliner lokal.
Dengan semangat **“Lari, Nikmati dan Bawa Pulang Oleh-Oleh Khas Jeneponto”**, MRP Fun Run 2026 tidak hanya meninggalkan jejak langkah para runners di Taman Turatea, tetapi juga membuka ruang baru bagi produk UMKM Jeneponto untuk semakin dikenal, dicicipi dan dibawa pulang oleh masyarakat dari luar daerah.
Penulis : Suryani Hajar










