Kemah Milad ke 49, DPD BKPRMI Jeneponto Teguhkan Semangat Ukhuwah yang Bahagia Membahagiakan

Senin, 7 September 2026 - 15:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Turateanews.com — Semarak Milad Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) ke-49 di Kabupaten Jeneponto diisi dengan kegiatan Kemah Milad yang mempertemukan berbagai elemen organisasi, mulai dari pengurus DPD, DPK, DPDes/Kelurahan, remaja masjid, pengelola TKA/TPA, santri hingga orang tua santri.

Kegiatan yang berlangsung Sabtu hingga Ahad, 5–6 September 2026, dipusatkan di Rest Area Masjid Agung Jeneponto.

Kemah Milad tersebut tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian Semarak Milad BKPRMI ke-49, tetapi juga dirancang sebagai ruang silaturahmi, konsolidasi sekaligus penguatan sinergitas seluruh elemen BKPRMI di Kabupaten Jeneponto.

Ketua Umum DPD BKPRMI Kabupaten Jeneponto, Abu Bakar Halim, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menjalankan semangat dan instruksi DPP BKPRMI dalam menyemarakkan Milad ke-49, sekaligus memperkuat hubungan antar kader dan seluruh unsur yang selama ini menjadi bagian dari gerakan BKPRMI di daerah.

Menurutnya, Kemah Milad menjadi momentum untuk mempertemukan pengurus dengan DPK, DPDes/Kelurahan, remaja masjid, pengelola TKA/TPA, para santri serta orang tua santri dalam suasana yang lebih cair dan penuh kebersamaan.

Berbagai kegiatan pun dikemas untuk menyentuh seluruh unsur tersebut. Selain kegiatan kemah, agenda diisi dengan sejumlah perlombaan bagi santri, pengelola TKA/TPA dan pengurus BKPRMI, serta kegiatan Jalan Santai Bahagia yang terbuka bagi elemen BKPRMI maupun masyarakat umum.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan aksi bersih-bersih masjid sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan tempat ibadah sekaligus bagian dari upaya menanamkan semangat pelayanan dan pengabdian di kalangan kader dan santri.

Kegiatan diawali dengan pembukaan yang dilakukan Ketua Dewan Pakar BKPRMI Jeneponto, Dr. H. Sudirman Sappara, S.E., M.Si. Setelah pembukaan, suasana kemah dilanjutkan dengan lomba Ikrar Santri serta lomba menyanyikan Mars BKPRMI yang diikuti para Ketua DPK se-Kabupaten Jeneponto.

Memasuki Ahad pagi, 6 September 2026, tepat pukul 06.30 WITA, seluruh peserta mengikuti Jalan Santai Bahagia. Kegiatan tersebut tidak hanya melibatkan keluarga besar BKPRMI, tetapi juga diikuti unsur Takmir Masjid Agung Jeneponto, Kementerian Agama, sekolah-sekolah di sekitar Masjid Agung serta masyarakat umum.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut memperlihatkan bahwa kegiatan BKPRMI tidak diarahkan menjadi aktivitas internal organisasi semata. Sebaliknya, BKPRMI ingin semakin hadir dan mendapatkan ruang positif di tengah masyarakat melalui kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kehidupan sosial dan keagamaan.

Abu Bakar Halim berharap seluruh rangkaian Kemah Milad dapat memberikan manfaat, terutama dalam menjaga dan mengasah kemampuan akademik santri, pengelola TKA/TPA maupun pengurus BKPRMI, khususnya dalam aspek baca tulis, pemahaman dan pengamalan Al-Qur’an.

Lebih dari itu, ia berharap kegiatan tersebut semakin memperkuat posisi BKPRMI Jeneponto sebagai organisasi yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami berharap dengan Kemah Milad ini BKPRMI Jeneponto semakin menjelma menjadi DPD yang Bahagia Membahagiakan,” kata Abu Bakar Halim.

Di balik semangat kegiatan tersebut, terdapat pesan yang lebih luas tentang bagaimana BKPRMI Jeneponto melihat perjalanan organisasinya. Ketua MPD BKPRMI Jeneponto, Suardi A. Kahar, S.Ag., mengingatkan bahwa BKPRMI Jeneponto sejak dahulu dikenal sebagai DPD perintis, bukan sekadar pewaris.

Menurut Suardi, predikat tersebut mengandung tanggung jawab bagi kepengurusan saat ini untuk menjaga berbagai capaian yang telah dibangun oleh generasi sebelumnya, sekaligus menumbuhkembangkannya sesuai tantangan zaman.

“BKPRMI Jeneponto itu adalah DPD yang sejak dahulu dikenal sebagai DPD Perintis, bukan pewaris,” tegasnya.

Karena itu, menurut Suardi, pelaksanaan Kemah Milad menjadi salah satu ruang untuk mengejawantahkan kembali semangat tersebut. Ia menilai kepengurusan BKPRMI Jeneponto saat ini diisi kader-kader yang memiliki kompetensi untuk mengimplementasikan citra diri BKPRMI dalam kehidupan sehari-hari.

Pandangan tersebut semakin mempertegas bahwa kegiatan organisasi tidak semata diukur dari seberapa banyak agenda yang terlaksana, tetapi juga dari kemampuan kader menerjemahkan nilai-nilai organisasi menjadi tindakan nyata di tengah masyarakat.

Apresiasi terhadap pelaksanaan Kemah Milad juga disampaikan Ketua Dewan Pakar BKPRMI Jeneponto, Dr. H. Sudirman Sappara, S.E., M.Si. Ia menyampaikan selamat dan sukses atas pelaksanaan kegiatan tersebut serta berharap momentum itu semakin memperkuat silaturahmi dan ukhuwah seluruh elemen BKPRMI.

Menurut Sudirman, kekuatan kegiatan tersebut terletak pada keterlibatan berbagai unsur, mulai dari DPD, DPK, DPDes/Kelurahan, remaja masjid, ustaz dan ustazah, santri hingga orang tua santri.

Ia juga memberikan perhatian khusus terhadap kemampuan BKPRMI Jeneponto dalam menjalankan berbagai kegiatan secara swadaya, baik dalam aspek perencanaan maupun pembiayaan.

Sudirman menilai semangat kemandirian tersebut patut diapresiasi karena sampai saat ini BKPRMI Jeneponto disebut belum memperoleh kucuran dana dari Pemerintah Daerah Kabupaten Jeneponto. Namun, kondisi tersebut tidak menjadi alasan bagi organisasi untuk berhenti bergerak.

Justru dari keterbatasan itu, kata dia, lahir semangat untuk menunjukkan bahwa organisasi kemasyarakatan dapat tetap menjalankan program melalui kekuatan kader, kebersamaan dan swadaya.

Kemandirian tersebut sekaligus menjadi pesan penting bagi perjalanan BKPRMI ke depan. Organisasi tidak hanya dituntut mampu menyusun program, tetapi juga membangun kepercayaan, memperluas kolaborasi dan menghadirkan kegiatan yang memiliki manfaat langsung bagi masyarakat.

Dalam pelaksanaan Kemah Milad kali ini, seluruh unsur BKPRMI dari berbagai tingkatan turut mengambil bagian. Hadir unsur Dewan Pakar, MPD, pengurus DPD, DPK se-Kabupaten Jeneponto, perwakilan DPDes/Kelurahan, remaja masjid, pengelola TKA/TPA, santri dan orang tua santri, serta Takmir Masjid Agung Jeneponto.

Atas terlaksananya kegiatan tersebut, Ketua Umum DPD BKPRMI Jeneponto juga menyampaikan apresiasi kepada Takmir Masjid Agung Jeneponto yang telah memberikan ruang sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat dilaksanakan di kompleks Masjid Agung Jeneponto.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh elemen BKPRMI atas perhatian, partisipasi dan sinergitas yang diperlihatkan selama kegiatan berlangsung, termasuk kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Jeneponto atas perhatian dan dukungan yang selama ini diberikan kepada BKPRMI.

Apresiasi turut diberikan kepada jajaran kepolisian yang membantu pengamanan pelaksanaan Jalan Santai Bahagia sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan tertib dan aman.

Pada akhirnya, Kemah Milad ke-49 BKPRMI Jeneponto meninggalkan pesan bahwa organisasi yang telah lama menjadi bagian dari dinamika pembinaan generasi muda dan kehidupan masjid tersebut sedang berusaha memperkuat kembali fondasinya.

Bukan hanya melalui seremoni milad, tetapi melalui silaturahmi, pembinaan santri, penguatan kader, kepedulian terhadap masjid, kegiatan sosial serta keterlibatan masyarakat.

Sebuah ikhtiar untuk menjadikan BKPRMI Jeneponto bukan hanya aktif berkegiatan, tetapi benar-benar hadir, memberi manfaat dan menjadi DPD yang Bahagia Membahagiakan. (*)

Berita Terkait

Antara Antrean BBM dan Amplop Undangan, Potret Ketangguhan Masyarakat Turatea
DPRD CUP I Resmi Bergulir, Semangat Persaudaraan dan Prestasi Menggema dari Lapa Eja Tarowang
Kapolsek Kelara Perkuat Silaturahmi, Ajak Jamaah Bersinergi Jaga Kamtibmas
Antrean BBM Belum Terurai, Publik Mempertanyakan Solusi Darurat
Sungguh Miris, Saya Menyaksikan Guru SD Menjelang Pensiun Harus Antre Urutan 120 Demi 2 Liter Pertalite
Semarakkan HUT ke-49, BKPRMI Jeneponto Gelar Donor Darah di Lokasi Car Free Day
Di Tengah Kelelahan Antrian dan Kelangkaan, Masyarakat Menunggu Jawaban atas Krisis Energi yang Tak Kunjung Usai
TDA Jeneponto Siapkan Ekosistem Pengusaha Bertumbuh Melalui Kickoff Kepengurusan 9.0
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 11:01 WIB

Antara Antrean BBM dan Amplop Undangan, Potret Ketangguhan Masyarakat Turatea

Selasa, 15 September 2026 - 09:14 WIB

DPRD CUP I Resmi Bergulir, Semangat Persaudaraan dan Prestasi Menggema dari Lapa Eja Tarowang

Selasa, 15 September 2026 - 09:07 WIB

Kapolsek Kelara Perkuat Silaturahmi, Ajak Jamaah Bersinergi Jaga Kamtibmas

Selasa, 15 September 2026 - 07:45 WIB

Antrean BBM Belum Terurai, Publik Mempertanyakan Solusi Darurat

Senin, 14 September 2026 - 11:54 WIB

Sungguh Miris, Saya Menyaksikan Guru SD Menjelang Pensiun Harus Antre Urutan 120 Demi 2 Liter Pertalite

Berita Terbaru