Turateanews.com — Terpilihnya Rektor Institut Agama Islam (IAI) YAPNAS Jeneponto, Dr. Hartina, S.Si., M.M., sebagai Ketua Pimpinan Cabang (PC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Jeneponto mendapat perhatian dan apresiasi dari Lembaga Pattiro Jeka.
Selain menyampaikan ucapan selamat dan dukungan, Pattiro Jeka berharap amanah baru tersebut semakin memperkuat kolaborasi dalam bidang literasi, pendidikan, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan anak di Kabupaten Jeneponto, Ahad, 11 Oktober 2026.
Direktur Eksekutif Pattiro Jeka, Haerullah Lodji, menyampaikan selamat atas terpilihnya Dr. Hartina. Ia berharap kepemimpinan tersebut dapat memperluas ruang pengabdian dan membuka peluang kerja sama yang lebih konkret antara Muslimat NU, IAI YAPNAS Jeneponto, dan Pattiro Jeka.
Menurut Haerullah, hubungan kerja sama antara IAI YAPNAS Jeneponto dan Pattiro Jeka sejatinya telah terbangun melalui sejumlah kegiatan bersama. Kolaborasi tersebut antara lain menyentuh bidang literasi dan penyusunan buku yang beberapa di antaranya telah dirampungkan. Pattiro Jeka juga beberapa kali turut membersamai berbagai kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan IAI YAPNAS Jeneponto.
Pengalaman kolaborasi tersebut menjadi modal penting untuk mengembangkan kemitraan yang lebih luas. Haerullah menilai, terpilihnya Dr. Hartina sebagai Ketua PC Muslimat NU Jeneponto merupakan peluang untuk mempertemukan kekuatan organisasi perempuan, dunia akademik, dan gerakan masyarakat sipil dalam menjawab berbagai persoalan sosial di daerah.
“Kami sangat mengapresiasi dan mendukung terpilihnya Dr. Hartina sebagai Ketua PC Muslimat NU Jeneponto. Selama ini, Pattiro Jeka dan IAI YAPNAS telah membangun kolaborasi, khususnya dalam bidang literasi dan penyusunan buku, serta melalui keterlibatan bersama dalam sejumlah kegiatan. Kami berharap hubungan baik ini dapat terus diperkuat dan dikembangkan menjadi kerja sama yang lebih luas serta berdampak langsung bagi masyarakat,” ungkap Haerullah.
Ia menambahkan, terdapat sejumlah isu strategis yang berpotensi menjadi agenda bersama, terutama perlindungan anak, pencegahan perkawinan anak, pencegahan stunting, pencegahan anak putus sekolah, serta pemberdayaan dan perlindungan perempuan.
Pattiro Jeka selama ini berfokus pada pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, pemberdayaan masyarakat, dan advokasi kebijakan. Sementara itu, IAI YAPNAS Jeneponto memiliki peran dalam pengembangan pendidikan dan sumber daya manusia. Kehadiran Muslimat NU sebagai organisasi perempuan berbasis keagamaan diharapkan dapat memperluas jangkauan edukasi dan penguatan kapasitas masyarakat hingga ke tingkat keluarga dan komunitas.
Haerullah berharap, dalam waktu dekat, komunikasi antara Pattiro Jeka dan Dr. Hartina dapat ditindaklanjuti dengan pembahasan agenda kolaborasi yang lebih terarah. Beberapa peluang kegiatan yang dapat dikembangkan meliputi edukasi pencegahan perkawinan anak, penguatan literasi keluarga, dukungan terhadap pencegahan stunting, pendampingan anak agar tetap mengakses pendidikan, serta peningkatan kapasitas dan perlindungan perempuan.
Menurutnya, kerja sama lintas lembaga menjadi penting agar berbagai persoalan tersebut tidak hanya menjadi perhatian bersama, tetapi juga ditangani melalui langkah nyata, berkelanjutan, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Pattiro Jeka turut mendoakan agar Dr. Hartina senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kelancaran dalam menjalankan amanah sebagai Rektor IAI YAPNAS Jeneponto sekaligus Ketua PC Muslimat NU Jeneponto.
Terpilihnya Dr. Hartina diharapkan menjadi momentum untuk memperluas manfaat pengabdian, memperkuat gerakan literasi, serta membangun sinergi yang semakin erat dalam mewujudkan perlindungan perempuan dan anak, peningkatan kualitas pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Jeneponto. (*)









