DLH Jeneponto Gelar Sosialisasi Pengolahan Sampah Berbasis Masyarakat di Bangkala Barat

Kamis, 24 September 2026 - 13:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Turateanews.com — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jeneponto menggelar sosialisasi pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang berlangsung di aula kantor camat Bangkala Barat, Kamis 24 September 2026.

Kegiatan ini dihadiri oleh lintas sektor guna memperkuat sinergi pengelolaan dan pengurangan sampah sejak dari sumbernya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH Kabupaten Jeneponto Abdul Rahmat, Camat Bangkala Barat, Danramil Bangkala, Wakapolsek Bangkala, Korwil Dikbud Bangkala Barat, Kepala KUA, para Kepala Sekolah, tokoh pemuda, kelompok perempuan, serta jajaran pegiat lingkungan se-Kecamatan Bangkala Barat.

Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH Jeneponto, Abdul Rahmat, dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi hulu ke hilir untuk menekan volume sampah yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

“Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi pemicu (trigger) gerakan penanganan dan pengurangan sampah, baik di tingkat rumah tangga, sekolah, maupun instansi pemerintah. Jika pemilahan dan pemanfaatan berjalan maksimal, sampah yang terbuang ke TPA akan berkurang secara signifikan, sehingga Bangkala Barat bisa menjadi percontohan pengelolaan sampah berbasis masyarakat,” ujar Abdul Rahman.

Merespons hal tersebut, Camat Bangkala Barat menyampaikan komitmen pemerintah kecamatan untuk menindaklanjuti program pengurangan sampah secara konkret di wilayahnya.

“Dalam waktu dekat kami akan menerbitkan Surat Edaran larangan membuang sampah di titik-titik pembuangan liar. Di area pasar, kami mendorong dimulainya pemilahan sampah organik dan anorganik. Ke depan, kami juga siap bersinergi dengan unsur TNI-Polri, Koramil, dan Polsek Bangkala agar pengawasan dan pengelolaan sampah di Bangkala Barat berjalan terpadu,” terangnya.

Dukungan serupa disampaikan Danramil dan Wakapolsek Bangkala yang siap mengawal gerakan kebersihan lingkungan demi mewujudkan Bangkala Barat sebagai pionir pengelolaan sampah terpadu berbasis masyarakat.

Ketua KNPI Kecamatan Bangkala Barat menyoroti potensi nilai ekonomi dari pengolahan sampah organik menggunakan media maggot (Black Soldier Fly).

Usulan tersebut mendapat respons positif dari Koordinator Wilayah SPPG Kecamatan Bangkala Barat yang siap mengintegrasikan sisa limbah organik dari kegiatan SPPG sebagai bahan baku utama budidaya maggot.

Di sektor pendidikan, Korwil Dikbud beserta para Kepala Sekolah berkomitmen melakukan konsolidasi internal untuk memilah sampah di lingkungan sekolah.
“Kami akan segera melakukan rekosolidasi dan edukasi bersama para Kepala Sekolah agar gerakan pemilahan sampah dapat diterapkan di lingkungan sekolah masing-masing,” ungkap Korwil Dikbud Bangkala Barat.

Edukasi Pengelolaan Sampah dari Rumah
Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Forum Kabupaten Sehat (FKS) Kabupaten Jeneponto, Haerullah Lodji, hadir membawakan materi bertema “Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat: Mandiri, Berkelanjutan, Dimulai dari Rumah Tangga”.

Dalam pemaparannya, Haerullah Lodji menegaskan bahwa masalah sampah adalah tanggung jawab bersama yang penyelesaiannya harus dimulai dari kebiasaan sehari-hari di rumah. Ia mengajak masyarakat menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) serta memasyarakatkan Gerakan “1 Rumah 3 Wadah” untuk memisahkan sampah organik, anorganik bernilai, dan residu.

“Rumah tangga adalah titik awal perubahan. Dengan memilah sampah dari sumbernya, sampah organik bisa kita jadikan kompos, sedangkan sampah anorganik bernilai seperti botol plastik dan kardus dapat disalurkan melalui Bank Sampah untuk memberikan nilai tambah ekonomi. Pemuda dan masyarakat harus menjadi penggerak utama gerakan ini,” paparnya.

Kegiatan sosialisasi ini ditutup dengan perumusan komitmen bersama untuk menyusun langkah aksi nyata di tingkat desa dan instansi di Kecamatan Bangkala Barat. (*)

Berita Terkait

593 Anggota BPD Dilantik Serentak, Bupati Jeneponto Titip Amanah, Jaga Harmoni, Fokus Melayani Rakyat dan Tinggalkan Perbedaan
Bupati dan Masyarakat Rumbia Gelar Salat Istisqa, Khotib KM. Zainuddin Lc : Mengetuk Pintu Ampunan, Memohon Rahmat Hujan
Milad 54 Tahun PKK Maros dan Kado Buku “Cahaya Literasi dari Desa”
Jeneponto Percepat Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah, Bunda PAUD : Perbup Sebagai Komitmen Bersama Memajukan Pendidikan Anak Usia Dini
Wabup Jeneponto Tekankan Aksi Nyata dan Tim Inti Penanganan Stunting dalam Rapat Koordinasi Tim TP3S
Kelurahan Empoang Selatan Launching Inovasi PASTI BAHAGIA, Sampah Plastik Menjadi Paving Bernilai Ekonomi
Haru dan Penuh Makna, Kepala KUA Kelara Berpamitan dalam Upacara Hari Kesadaran Nasional
Perkuat Standar Mutu, LSPro UPT BPMPP Sulsel Matangkan Re-Akreditasi ISO 17065:2012
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 08:43 WIB

593 Anggota BPD Dilantik Serentak, Bupati Jeneponto Titip Amanah, Jaga Harmoni, Fokus Melayani Rakyat dan Tinggalkan Perbedaan

Kamis, 24 September 2026 - 13:02 WIB

DLH Jeneponto Gelar Sosialisasi Pengolahan Sampah Berbasis Masyarakat di Bangkala Barat

Kamis, 24 September 2026 - 06:31 WIB

Bupati dan Masyarakat Rumbia Gelar Salat Istisqa, Khotib KM. Zainuddin Lc : Mengetuk Pintu Ampunan, Memohon Rahmat Hujan

Kamis, 24 September 2026 - 05:13 WIB

Milad 54 Tahun PKK Maros dan Kado Buku “Cahaya Literasi dari Desa”

Rabu, 23 September 2026 - 18:03 WIB

Jeneponto Percepat Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah, Bunda PAUD : Perbup Sebagai Komitmen Bersama Memajukan Pendidikan Anak Usia Dini

Berita Terbaru