Turateanews.com – Suasana haru mewarnai Upacara Hari Kesadaran Nasional yang digelar Pemerintah Kecamatan Kelara di Halaman Kantor Camat Kelara, Kabupaten Jeneponto, Kamis, 17 September 2026.
Pada kesempatan tersebut, Kepala KUA Kecamatan Kelara, Drs. H. Syamsuddin K, bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus menyampaikan pesan perpisahan menjelang masa purna baktinya.
Upacara dihadiri Camat Kelara, Kapolsek Kelara, para lurah dan kepala desa se-Kecamatan Kelara, Kepala Puskesmas Tolo beserta jajaran, ASN, staf instansi lingkup Kecamatan Kelara, penyuluh, serta berbagai unsur pemerintahan lainnya. Petugas upacara berasal dari jajaran Kantor Urusan Agama Kecamatan Kelara.
Dalam amanatnya, Drs. H. Syamsuddin K menyampaikan rasa syukur atas kebersamaan yang telah terjalin selama bertugas di Kecamatan Kelara. Dengan penuh ketulusan, ia memohon maaf kepada seluruh pihak apabila selama menjalankan tugas terdapat sikap, perkataan, maupun tindakan yang kurang berkenan.
Momentum Hari Kesadaran Nasional tersebut juga dimanfaatkannya untuk menyampaikan kabar bahwa dirinya akan memasuki masa purna bakti pada Oktober 2026. Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan, kerja sama, dan persaudaraan yang telah dibangun bersama seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat selama mengabdi di Kecamatan Kelara.
Dalam pesannya, ia menitipkan harapan agar semangat kebersamaan dan kekompakan yang selama ini menjadi kekuatan Kecamatan Kelara tetap terjaga. Menurutnya, sinergi antarinstansi, pemerintah desa dan kelurahan, serta seluruh elemen masyarakat merupakan modal penting untuk terus mendorong kemajuan daerah.
Suasana upacara berlangsung khidmat dan penuh makna. Banyak peserta tampak larut dalam suasana haru saat mendengarkan pesan perpisahan dari sosok yang selama ini dikenal dekat dengan masyarakat dan aktif membangun hubungan harmonis lintas sektor di Kecamatan Kelara.
Camat Kelara turut menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama bertugas. Ucapan terima kasih serta doa agar senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan keberkahan pada masa purna bakti menjadi bagian dari penghormatan atas perjalanan panjang pengabdian tersebut.
Upacara Hari Kesadaran Nasional kemudian ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama sebagai bentuk penghargaan serta kenang-kenangan atas dedikasi yang telah diberikan bagi Kecamatan Kelara dan masyarakatnya. (*)










