Turateanews.com — Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan kembali ditunjukkan Pemerintah Kecamatan Kelara bersama berbagai unsur lintas sektoral melalui kegiatan Jumat Bersih di Pasar Tolo, Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto, Jumat, 4 September 2026.
Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, pedagang, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan pasar yang bersih, sehat, tertib, dan nyaman.
Kegiatan Jumat Bersih dipimpin langsung oleh Camat Kelara dengan melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam).
Turut hadir Kapolsek Kelara bersama jajaran, Danramil Kelara bersama jajaran, Kepala KUA Kecamatan Kelara, para lurah se-Kecamatan Kelara, TP PKK Kelurahan Tolo, ibu-ibu Majelis Taklim, Kepala Pasar Tolo, serta masyarakat dan para pedagang.
Dengan membawa peralatan kebersihan, seluruh peserta turun langsung membersihkan berbagai bagian pasar. Aktivitas tersebut meliputi penyapuan area pasar, pengangkutan sampah, pembersihan saluran drainase, hingga penataan lingkungan dan lapak pedagang.
Kekompakan lintas sektor tersebut menjadi gambaran bahwa persoalan kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Dalam arahannya, Camat Kelara menegaskan bahwa kegiatan Jumat Bersih tidak boleh hanya menjadi agenda seremonial, tetapi harus dibangun menjadi kebiasaan bersama.
“Pasar adalah pusat ekonomi sekaligus pusat interaksi masyarakat. Kalau pasarnya bersih, pedagang nyaman dan pembeli juga sehat. Ini adalah bentuk kerja sama sektoral kita. TNI-Polri, KUA Kecamatan Kelara, TP PKK, para lurah, Majelis Taklim dan seluruh masyarakat turun bersama. Mari kita jadikan ini budaya setiap Jumat,” tegasnya.
Menurutnya, kebersihan pasar memiliki hubungan langsung dengan kenyamanan aktivitas ekonomi masyarakat. Karena itu, diperlukan kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan tidak hanya ketika kegiatan Jumat Bersih berlangsung, tetapi setiap hari.
Dari unsur keagamaan, Kepala KUA Kecamatan Kelara yang diwakili Humas KUA turut mengajak jamaah Majelis Taklim dan masyarakat untuk menjadikan kebersihan sebagai bagian dari perilaku sehari-hari.
“Kebersihan sebagian dari iman. Dengan pasar yang bersih, aktivitas jual beli menjadi lebih nyaman dan berkah,” ujarnya.
Pesan tersebut sekaligus menegaskan pentingnya membangun kesadaran masyarakat bahwa menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab bersama yang memiliki nilai sosial sekaligus keagamaan.
Sementara itu, Kapolsek Kelara dan Danramil Kelara menyampaikan apresiasi terhadap kekompakan seluruh unsur yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Keduanya menyatakan kesiapan untuk terus mendukung berbagai kegiatan positif yang melibatkan masyarakat, termasuk gerakan kebersihan lingkungan, sebagai bagian dari upaya menciptakan wilayah yang tertib, aman, dan nyaman.
Kepala Pasar Tolo berharap kegiatan Jumat Bersih dapat dilaksanakan secara rutin dan diikuti dengan meningkatnya kesadaran para pedagang maupun pengunjung pasar untuk menjaga kebersihan.
Ia berharap pedagang tidak membuang sampah sembarangan serta ikut menjaga kebersihan lingkungan sekitar lapak masing-masing.
Dengan adanya kolaborasi lintas sektoral tersebut, Pasar Tolo diharapkan dapat menjadi salah satu contoh pasar yang bersih dan tertata di Kecamatan Kelara. sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam melakukan aktivitas perdagangan.
Kontributor : Akhmad Rewa










