Jejak Bakti di Ruang PABICARA, Letkol Infanteri Muthalib Tallasa Hadir dalam Perbincangan Hati tentang Pengabdian dan Pembangunan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Turateanews.com, Kamis, 12 Agustus 2026 langit pagi di kawasan Jalan Alim Bahri, Kelurahan Empuang, Kecamatan Binamu, terasa teduh dan hangat. Pukul 09.00 WIB, suasana di Patiro Event and Meet Pattiro Jeka mulai hidup dengan kedatangan sosok yang dihormati, Letnan Kolonel Infanteri Muthalib Tallasa, Komandan Kodim 1425/Jeneponto.

Kehadirannya pagi itu bukan dalam rangka kegiatan seremonial yang kaku dan penuh protokol, melainkan untuk sebuah sesi podcast yang diselenggarakan bersama antara Kodim 1425/Jeneponto dan dipandu direktur Pattiro Jeka Haerullah Lodji. Sebuah ruang dialog yang dirancang untuk berbagi gagasan, memaparkan kinerja, dan merajut harapan bersama masyarakat.

Dari momen kedatangan, memasuki ruangan, persiapan teknis, hingga beberapa kali percobaan siaran yang dilakukan dengan santai namun cermat semuanya berjalan dalam suasana yang akrab dan penuh kehangatan.

Tak ada jarak yang tercipta antara sosok pimpinan dan mereka yang hadir. Kurang dari 60 menit waktu yang tersedia sejak persiapan, namun setiap detiknya terasa sarat makna. Siaran dilakukan secara langsung melalui media sosial, disaksikan oleh personel TNI Angkatan Darat dari jajaran Kodim 1425/jp, pegiat Pattiro Jeka serta masyarakat luas yang mengikuti dari layar gawai mereka.

Saat giliran perbincangan dimulai, nada bicara terasa begitu akrab dan luwes. Sebelum masuk ke topik utama, sang host terlebih dahulu menyapa dengan santai, layaknya bertemu sahabat lama: “Bagaimana kabarnya Komandan?” Dengan senyum hangat sang Dandim menjawab: “Alhamdulillah, sangat baik, sehat.”

Host kemudian menyambung: “Akhir-akhir ini tentu sangat sibuk dengan aktivitas menjelang 17 Agustus ya, Pak?” Dandim pun menjawab dengan tulus: “Iya betul. Kami sangat aktif langsung turun ke masyarakat. Ada berbagai perlombaan yang kami selenggarakan berbaur bersama warga dalam rangkaian peringatan kemerdekaan, juga berbagai penyelesaian tugas yang telah dikomandoikan sedang kami laksanakan secara serentak.

Namun tentu saja kami melakukannya dengan sangat senang hati, dan semuanya ini menjadi persembahan tulus kami untuk masyarakat Jeneponto dan untuk Indonesia tercinta.”

Dengan tema besar: “Peran TNI-AD dalam Mendukung Program Pemerintah dan Pembangunan Teritorial”, pertanyaan-pertanyaan kemudian mengalir semakin mendalam: menelisik peran nyata TNI-AD dalam memajukan kesejahteraan masyarakat, menggali apa yang telah dilakukan Kodim 1425/Jeneponto, membahas tantangan di lapangan, pentingnya sinergi dengan pemerintah daerah, peran strategis Babinsa di tingkat akar rumput, hingga harapan dan tujuan jangka panjang dari seluruh ikhtiar yang dilakukan.

Dengan gaya yang rendah hati, bersahabat, lugas, dan mengalir — ibarat dua sahabat yang sedang bercakap-cakap dari hati ke hati, Letnan Kolonel Muthalib Tallasa menjawab setiap pertanyaan dengan ketulusan dan kedalaman wawasan.

Tak ada bahasa yang berlebihan, tak ada klaim yang dilebih-lebihkan. Semua disampaikan dengan kesederhanaan yang justru memancarkan keagungan pengabdian.

“TNI-AD melalui satuan kewilayahan memiliki peran untuk membantu pemerintah dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat melalui pembinaan teritorial. Kami berupaya menerjemahkan kebijakan dan program TNI-AD ke dalam kegiatan yang dapat dilaksanakan di wilayah, tentunya dengan menyesuaikan kebutuhan masyarakat dan kondisi daerah.

Jadi, apa yang kami lakukan tidak terlepas dari tugas pokok TNI-AD sekaligus upaya membantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.”

Demikian Dandim Jeneponto membuka gambaran tentang bagaimana TNI hadir di wilayah bukan sebagai kekuatan yang berdiri sendiri, melainkan sebagai mitra yang setia mendampingi langkah pemerintah dan kebutuhan rakyat. Letkol Muthalib kemudian memaparkan beragam program unggulan yang telah dan sedang dijalankan di seluruh wilayah Kabupaten Jeneponto.

Program TNI AD Manunggal Air, penyediaan air bersih dan air irigasi bagi warga yang membutuhkan; penguatan ketahanan pangan; pembangunan dan rehabilitasi rumah layak huni; pembangunan jalan tani dan jembatan untuk membuka akses ekonomi desa; pembangunan fasilitas umum melalui TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD); hingga pengawalan dan pemantauan terhadap program strategis nasional seperti Koperasi Desa Merah Putih dan Makan Bergizi Gratis (MBG), semuanya menjadi persembahan nyata dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-81 tahun 2026.

Ditegaskan pula bahwa keberadaan TNI kini tak lagi hanya di lingkungan satuan, tetapi telah manunggal melebur dan berbaur bersama masyarakat di setiap pelosok wilayah.

Ketika ditanya tentang dampak yang ingin dihadirkan, beliau menjawab dengan tenang :

“Yang ingin kami hadirkan adalah manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat. Pembangunan jembatan dan jalan tani misalnya, diharapkan dapat memperlancar akses masyarakat. Penyediaan air bersih membantu memenuhi kebutuhan dasar, sementara ketahanan pangan mendukung masyarakat di sektor pertanian. Jadi setiap kegiatan memiliki tujuan yang lebih luas, yaitu membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan wilayah.”

Tentang sinergi kunci dari segala keberhasilan, ia menekankan:

“Sinergi sangat penting. Pemerintah daerah memiliki program pembangunan, TNI-AD memiliki tugas dan kemampuan untuk memberikan dukungan, sedangkan masyarakat menjadi bagian penting dalam pelaksanaannya. Karena itu, kami terus membangun koordinasi dan komunikasi dengan seluruh pihak. Semangat gotong royong menjadi kekuatan utama agar setiap program dapat berjalan dengan baik dan memberikan hasil yang maksimal.”

Dan mengenai peran Babinsa ujung tombak yang paling dekat dengan denyut nadi masyarakat:

“Babinsa merupakan ujung tombak TNI-AD di wilayah. Mereka berada langsung di tengah masyarakat, sehingga mengetahui kondisi dan perkembangan wilayah binaannya. Babinsa juga membangun komunikasi dengan masyarakat, pemerintah desa atau kelurahan dan unsur terkait.

Dari sanalah berbagai informasi mengenai kebutuhan masyarakat dapat diketahui dan menjadi bahan bagi satuan untuk menentukan langkah yang tepat.”

Tantangan diakui memang ada — setiap wilayah memiliki karakteristik dan kebutuhan yang berbeda, sehingga kemampuan beradaptasi, komunikasi yang baik, serta kesiapan dan ketulusan setiap prajurit menjadi hal yang paling utama untuk terus dijaga.

Menjelang akhir perbincangan, Dandim menyampaikan komitmennya dengan tegas namun lugas,

“Kami akan terus melaksanakan dan mendukung program unggulan TNI-AD sesuai dengan tugas dan kemampuan yang dimiliki. Kami juga akan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, stakeholder dan masyarakat. Harapan kami, setiap program yang dilaksanakan tidak berhenti pada kegiatan saja, tetapi benar-benar memberikan manfaat dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. TNI-AD akan terus hadir di tengah masyarakat, membantu pemerintah dan bersama-sama membangun wilayah.”

Waktu 60 menit terasa begitu singkat — tak cukup kiranya untuk memaparkan seluruh dedikasi yang telah ditanam di bumi Jeneponto. Namun perbincangan itu berakhir dengan rasa syukur dan kehangatan. Sebelum meninggalkan sesi tersebut, Letnan Kolonel Muthalib Tallasa menyampaikan bahwa ia akan segera meluncur ke lokasi peresmian jembatan — salah satu dari ribuan jembatan yang dibangun secara nasional dan akan diresmikan secara serentak oleh Presiden Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Prabowo Subianto.

Dari pihak Pattiro Jeka doa tulus dipanjatkan, semoga Komandan senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan, dan kebijaksanaan dalam menjalankan amanah, serta terus berikhtiar memajukan Jeneponto dan seluruh masyarakatnya.

Doa itu dibalas dengan kalimat yang menyentuh hati: “Seluruh ikhtiar ini tak lain dalam rangka menghadirkan kesejahteraan dan mewujudkan Jeneponto Bahagia.”

Tak ada rekaman yang diulang, tak ada bagian yang disunting apa yang tersaji adalah apa yang mengalir secara alami dari hati dan pikiran yang penuh pengabdian. Rasa puas dan tenang terlihat di wajah semua pihak yang terlibat saat siaran resmi berakhir.

Di penghujung acara satu keyakinan tertanam kuat, Jaya TNI Angkatan Darat! Dirgahayu Republik Indonesia ke-81.

Ruang Patiro Event and Meet pagi itu bukan sekadar tempat sebuah acara berlangsung. Ia telah menjadi ruang perjumpaan jiwa — antara pengabdian dan penghargaan, antara gagasan dan realitas, antara prajurit dan rakyatnya.

Dan dari perbincangan sederhana namun mendalam itu, kita belajar bahwa kekuatan terbesar dari sebuah pembangunan lahir ketika hati yang tulus bertemu dengan kepercayaan yang diberikan dan bersama-sama melangkah untuk mewujudkan kebahagiaan bersama. (*)

Berita Terkait

DPRD CUP I Resmi Bergulir, Semangat Persaudaraan dan Prestasi Menggema dari Lapa Eja Tarowang
Kapolsek Kelara Perkuat Silaturahmi, Ajak Jamaah Bersinergi Jaga Kamtibmas
Semarakkan HUT ke-49, BKPRMI Jeneponto Gelar Donor Darah di Lokasi Car Free Day
Di Tengah Kelelahan Antrian dan Kelangkaan, Masyarakat Menunggu Jawaban atas Krisis Energi yang Tak Kunjung Usai
MA Darussalam Saroppo Gelar Maulid Nabi Muhammad Saw, Tanamkan Akhlak Mulia bagi Generasi Berprestasi
Pembina Rumah Qur’an Maryam KM. Zainuddin, Ajak Personel Polres Jeneponto Teladani Akhlak Rasulullah SAW.
Warga Sarroanging Khidmat Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Teguhkan Teladan Akhlak Rasulullah
Kemah Milad ke 49, DPD BKPRMI Jeneponto Teguhkan Semangat Ukhuwah yang Bahagia Membahagiakan
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 09:14 WIB

DPRD CUP I Resmi Bergulir, Semangat Persaudaraan dan Prestasi Menggema dari Lapa Eja Tarowang

Selasa, 15 September 2026 - 09:07 WIB

Kapolsek Kelara Perkuat Silaturahmi, Ajak Jamaah Bersinergi Jaga Kamtibmas

Minggu, 13 September 2026 - 06:18 WIB

Di Tengah Kelelahan Antrian dan Kelangkaan, Masyarakat Menunggu Jawaban atas Krisis Energi yang Tak Kunjung Usai

Kamis, 10 September 2026 - 20:47 WIB

MA Darussalam Saroppo Gelar Maulid Nabi Muhammad Saw, Tanamkan Akhlak Mulia bagi Generasi Berprestasi

Kamis, 10 September 2026 - 19:36 WIB

Pembina Rumah Qur’an Maryam KM. Zainuddin, Ajak Personel Polres Jeneponto Teladani Akhlak Rasulullah SAW.

Berita Terbaru