Dinas Ketahanan Pangan Jeneponto Luncurkan Inovasi GASSING, Solusi Cerdas Cegah Kerugian Panen dan Jaga Kualitas Gabah Petani

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:14 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Turateanews.com — Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Jeneponto terus melahirkan inovasi strategis demi memperkuat fondasi pertanian dan kesejahteraan masyarakat lokal.

Terbaru, instansi ini resmi memperkenalkan inovasi bertajuk GASSING (Gerakan Akselerasi Simpan Stok dan Integrasi Gudang Pangan).
Inovasi ini hadir sebagai langkah konkrit daerah dalam merubah pola simpan hasil panen tradisional menjadi lebih modern, aman, dan bernilai ekonomis tinggi bagi para petani.

Selama ini, para petani kerap dihadapkan pada tantangan klasik pascapanen: kualitas gabah yang menurun akibat kelembapan, serangan hama tikus dan serangga, hingga ancaman jamur.

Kondisi ini sering kali memaksa petani menjual hasil panennya secara terburu-buru dengan harga murah saat musim panen raya (panic selling).
Hadirnya program GASSING memberikan jawaban atas persoalan tersebut.

Melalui pendekatan teknologi sederhana namun efektif, petani diajak memanfaatkan wadah Silo Khusus yang kedap udara.

“Prinsip utama dari inovasi GASSING adalah menjaga kualitas gabah agar tetap prima meski disimpan dalam jangka waktu lama. Dengan wadah kedap udara ini, kerugian akibat hama dan jamur bisa ditekan secara signifikan,” Tutur Rahmat Dasmitho Kadis Ketahanan Pangan Jeneponto.

Agar hasil penyimpanan maksimal, program ini menerapkan syarat utama, gabah yang dimasukkan ke dalam silo wajib dikeringkan hingga mencapai kadar air maksimal 14%.

Penerapan program GASSING tidak hanya menyasar level individu, melainkan dikelola secara bertahap dan terintegrasi dari tingkat Keluarga, Kelompok Tani, hingga Desa.

Beberapa dampak positif yang dihadirkan melalui inovasi ini antara lain:
Petani Lebih Sejahtera, Petani memiliki daya tawar yang lebih baik karena dapat menyimpan gabah dan menjualnya saat harga pasar membaik.
Jaminan Pangan Keluarga, Stok pangan keluarga terjamin ketersediaannya dan tetap bergizi sepanjang tahun.

Lumbung Siaga Desa: Membentuk cadangan pangan di tingkat desa yang siap digunakan saat musim paceklik atau kondisi darurat.
Penurunan Stunting: Kepastian ketersediaan bahan pangan berkualitas di tingkat rumah tangga turut mendukung percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Jeneponto. (*)

Berita Terkait

Andi Patappoi : BPBD Jeneponto Pastikan Penyaluran Air Bersih Terus Berlanjut Selama Masyarakat Membutuhkan 
PLN ULP Jeneponto Lakukan Manajemen Beban, Sejumlah Wilayah Mengalami Pemadaman
Dari Sampah Plastik Jadi Paving Bernilai Ekonomi, Inovasi PASTI BAHAGIA Tampil di MRP Fun Run 2026
Pemkab Jeneponto melalui DPMPTSP Raih Terbaik Ketiga dalam Ajang SSIC 2026 Lewat Proyek Industri Pakan Ternak
31 Inovasi Jeneponto Resmi Disubmit ke BSKDN, Bupati Paris Yasir Optimistis Ukir Prestasi Nasional
Suhermin Dampingi Masyarakat Bululoe, Administrasi Kependudukan Menjadi Lebih Mudah
Inovasi REWATA Terus Dimantapkan, Disdukcapil Jeneponto MoU RS. Pratama Rumbia Disaksikan Bupati Paris Yasir
Sinergi DLH & PKK Jeneponto Siap Kampanyekan Gerakan Sadar Sukma, 1 Desa/Kelurahan 1 Bank Sampah
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 09:25 WIB

Andi Patappoi : BPBD Jeneponto Pastikan Penyaluran Air Bersih Terus Berlanjut Selama Masyarakat Membutuhkan 

Selasa, 1 September 2026 - 11:45 WIB

PLN ULP Jeneponto Lakukan Manajemen Beban, Sejumlah Wilayah Mengalami Pemadaman

Senin, 31 Agustus 2026 - 05:47 WIB

Dari Sampah Plastik Jadi Paving Bernilai Ekonomi, Inovasi PASTI BAHAGIA Tampil di MRP Fun Run 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:19 WIB

Pemkab Jeneponto melalui DPMPTSP Raih Terbaik Ketiga dalam Ajang SSIC 2026 Lewat Proyek Industri Pakan Ternak

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:09 WIB

31 Inovasi Jeneponto Resmi Disubmit ke BSKDN, Bupati Paris Yasir Optimistis Ukir Prestasi Nasional

Berita Terbaru