Turateanews.com — Kabar membanggakan datang dari SDIT Ulul Al-Bab Yayasan Pendidikan WI Jeneponto. Siswa sekolah tersebut berhasil lolos ke tingkat nasional dalam ajang IMSEO (Indonesia Mathematic Science English Olympiade) 2026 yang diselenggarakan oleh Presiden Genesis Indonesia.
Capaian tersebut disambut penuh rasa syukur oleh keluarga besar SDIT Ulul Al-Bab. Keberhasilan menembus tingkat nasional dinilai bukan hanya menjadi prestasi bagi peserta didik, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi sekolah, orang tua, serta seluruh pihak yang selama ini memberikan dukungan.
Kepala Sekolah SDIT Ulul Al-Bab Yayasan Pendidikan WI Jeneponto, Ust. Jamaluddin, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut.
“Alhamdulillah, dengan penuh rasa syukur kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, kegiatan yang telah kami ikuti, yaitu IMSEO (Indonesia Mathematic Science English Olympiade) 2026 oleh Presiden Genesis Indonesia, berhasil lolos ke tingkat nasional,” ungkapnya.
Menurutnya, pencapaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi peserta didik untuk terus mengembangkan kemampuan, berprestasi, berinovasi, serta memberikan yang terbaik dalam setiap kesempatan.
“Pencapaian ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi untuk terus berprestasi, berinovasi, dan memberikan yang terbaik,” lanjutnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, doa, arahan, dan motivasi selama proses mengikuti kompetisi tersebut.
“Terima kasih kami sampaikan kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, doa, arahan, dan motivasi, terkhusus kepada kedua orang tua ananda,” ujarnya.
Ust. Jamaluddin berharap perjuangan menuju tingkat nasional dapat berjalan lancar dan peserta didik mampu memberikan hasil terbaik.
“Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan kelancaran, kemudahan, dan hasil terbaik di tingkat nasional,” harapnya.
Keberhasilan lolos ke tingkat nasional IMSEO 2026 menjadi momentum penting bagi SDIT Ulul Al-Bab Jeneponto untuk terus mendorong budaya prestasi dan memberikan ruang kepada peserta didik dalam mengembangkan potensi akademik maupun keterampilan mereka.
Prestasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa dengan dukungan sekolah, orang tua, dan lingkungan pendidikan yang positif, peserta didik daerah mampu bersaing dan membawa nama baik Jeneponto di tingkat nasional. (*)










